Berita

Bisnis

GarudaFood Ajak Ibu PKK Bali Kelola Sampah Secara Kreatif

SENIN, 18 APRIL 2016 | 09:58 WIB | LAPORAN:

PT GarudaFood melalui program Garuda Ting Ting turut mendukung pelestarian kearifan lokal budaya Indonesia, dengan menggelar program 'Kreativitas Tanpa Batas bersama Garuda Ting Ting'. Program ini bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Bali.

Bali dipilih karena merupakan salah kota di Indonesia yang kental dengan ritual keagamaan dan budayanya. Salah satu kegiatan ritual yang dilakukan masyarakat (Hindu) Bali berupa pembuatan sarana persembahyangan (Banten).

Sebagai produk kudapan asli Indonesia, Garuda Ting Ting ikut mengedukasi pemanfaatan kembali plastik kemasan produk untuk dikelola secara efektif sehingga menghasilkan barang berguna dan bernilai ekonomis. Salah satunya dengan membuat Tamiang.


Rangkaian program ini telah disosialiasikan dan dilaksanakan  sejak Februari hingga April 2016 di Desa/Banjar Pakraman, Kabupaten Tabanan dan Badung Bali yang diketuai oleh Selly D. Mantra selaku ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar sekaligus Ibu (istri) Walikota Denpasar.

Puncak dari rangkaian acara berlangsung di Wantilan Bali TV pada Sabtu (17/4) lalu yang dibuka oleh Ibu Walikota Denpasar didampingi oleh Ketua Wanita Hindu Dharma, Bintang Puspayoga (istri Menteri Koperasi & UMKM) dan Regional Head Garuda Food Group, Arif Pujianto.

Acara ini menghadirkan 43 kelompok dari komunitas ibu-ibu  PKK se-Kota Denpasar. Masing-masing kelompok terdiri dari tiga orang yang berkompetisi membuat kreasi tamiang.
 
"Kegiatan ini merupakan suatu hal yang positif  untuk mengembangkan kreativitas masyarakat Bali, khususnya ibu-ibu yang tergabung dalam komunitas PKK se-kota Denpasar. Selain itu kegiatan ini juga turut mendukung semua program pemerintah seperti penanganan sampah," ujar Arif Pujianto dalam rilis.

Program ini diharapkan mampu mengembangkan kreativitas ibu-ibu PKK di wilayah-wilayah Bali untuk membuat beragam kreativitas. Tidak hanya membuat tamiang, namun sebagai salah satu kegiatan wirausaha dengan membuat produk kreativitas lainnya dari sampah plastik kemasan menjadi sebuah produk bernilai ekonomis.[wid]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya