Berita

foto:net

Bisnis

DPR Usul Masela Produksi Gas CNG

Lebih Menguntungkan
SENIN, 18 APRIL 2016 | 08:45 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Komisi Energi DPR mengusulkan Blok Masela memproduksi compressed natural gas/CNG agar da­pat menjadi alternatif bahan bakar di Indonesia, selain bensin dan solar.

"Sebagai follow-up keputusan Pak Jokowi yang memutuskan pengembangan kilang Masela di darat (onshore). Saya kira pengembangannya yang paling cocok yakni mengubah gas alam menjadi alternatif bahan bakar," kata Anggota Komisi VII DPR Dito Ganinduto kepada Rakyat Merdeka di akhir pekan.

Dia yakin investor, Inpex dan Shell tidak keberatan mengembangkan skema kilang CNG. Karena, skema CNG lebih murah 5 miliar dolar AS jika dibandingkan membangun kilang gas alam cair Liquefied Natural Gas/LNG.


Selain itu, menurut Dito, memproduksi CNG bukan berarti tidak bisa memproduksi LNG. Investor bisa memproduksi LNG, dengan memanfaatkan kilang LNG di Bontang, di Kalimantan Timur. Karena, dari 8 kilang, ada 4 sampai 5 unit masih nganggur karena kekurangan pasokan gas.

"Ini kan bagus dan hemat memanfaatkan aset negara yang nganggur," terangnya.

Selain hemat biaya, Dito menuturkan, pengem­bangan kilang CNG bisa lebih cepat. Kilang CNG dapat beroperasi pada 2021-2022, lebih cepat jika dibandingkan peoposal milik pemerintah yang baru bisa beroperasi pada 2025-2026. Dengan demikian, masyarakat Maluku menjadi lebih cepat mendapatkan manfaat dari proyek ini.

"Misalkan, membangun kilang LNG baru, penyusunan revisi rencana pembangunan (plan of development/POD) butuh waktu lebih lama, setidaknya dua tahun karena harus melakukan kajian analisa dampak lingkungan (amdal). Belum lagi kendala saat konstruksi, karena pembebasan lahannya ribet," terang Dito.

Keuntungan lain, disebutkan Dito, seiring waktu operasi kilang yang lebih cepat, pemerintah memiliki kesempatan mendapatkan pangsa pasar yang bagus. Karena, pasal LNG pada 2025-2026 diprediksi lesu. "Kalau pake skema yang usdah ada, harga LNG Masela diprediksi rendah. Penyebabnya, karena bersamaan den­gan jadwal produksi sejumlah kilang LNG dunia seperti Australia, Qatar, dan produsen besar lain," katanya.

Sekadar informasi, CNG bahan bakar dapat digunakan untuk bahan bakar kendaraan. Di masyarakat, CNG dikenal sebagai bahan bakar gas (BBG). BBG dianggap lebih baik dari bensin dan solar. Selain harganya murah, bahan bakar itu juga ramah lingkungan. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya