Berita

yandri susanto/net

Hukum

PAN Senayan Anggap Damayanti Berhalusinasi

SABTU, 16 APRIL 2016 | 12:36 WIB | LAPORAN:

Celotehan Damayanti Wisnu Putranti (DWP) tentang sejumlah anggota dewan terlibat suap proyek infrastruktur jalan di Maluku Utara, dipandang banyak yang tidak masuk akal.

"Bisa jadi hanya halusinasi alias karangan saja," cetus Sekretaris Fraksi Amanat Nasional, Yandri Susanto.

Ia juga membantah nyanyian DWP soal adanya kode-kode khusus yang berlaku dalam pembagian jatah fee kepada masing-masing anggota DPR di Komisi V.


"Saya memang bukan anggota Komisi V, tapi kita sudah klarifikasi kepada kader PAN di Komisi V. Benar nggak ada seperti itu. Semuanya tegas bilang nggak ada. Kalau pun ada, mereka bilang nggak tahu," papar Yandri.

Termasuk, pernyataan DWP soal adanya jatah fee untuk kapoksi. Hal ini pun, kata Yandri, sudah diklarifikasi langsung kepada Kapoksi V PAN Andi Taufan Tiro.

"Setelah kami konfirmasi dan klarifikasi, saudara Andi dan Bakri membantah. Insya Allah, anggota PAN di Komisi V tidak ada yang terlibat," ucap Yandri.

"Saya kira, pengakuan Damayanti ini, kok aneh. Seperti berhalusinasi saja dia itu. Mungkin sedang galau karena terkena OTT KPK ya," imbuhnya.

Seperti diberitakan, politisi berparas ayu kelahiran  2 November 1970 itu dicokok KPK pada Januari lalu. Tak perlu menunggu lama, PDI Perjuangan memecat Damayanti. Sebelumnya, internal PDIP sudah mendengar informasi tentang 'kelincahan' anggota DPR dari Dapil Jawa Tengah IX ini, bermain proyek.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya