Berita

harry azhar azis/net

Hukum

Lagi, Ketua BPK Tantang Ahok Ke Pengadilan

SABTU, 16 APRIL 2016 | 10:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Harry Azhar Azis, mengakui lembaganya tidak selalu sempurna dalam melakukan audit.

Karena itu, Harry meminta siapapun yang tidak terima dengan hasil audit BPK menggugatnya lewat jalur hukum.

Hal itu dikatakannya saat menjadi pembicara dalam diskusi Pro Kontra Audit Sumber Waras di Cikini, Jakarta, Sabtu (16/4).


Terkait penolakan Gubernur DKI, Basuki Purnama alias Ahok terhadap audit investigasi pembelian lahan Sumber Waras oleh Pemprov DKI Jakarta, ia pun meminta Ahok melawan lewat jalur pengadilan.

"Caranya gugat ke pengadilan karena BPK sudah diberi mandat oleh UUD dan UU untuk hitung kerugian negara. Keputusan atas kerugian negara dari BPK itu sifatnya final," tegasnya.

Ia tegaskan bahwa lembaga pengadilan adalah penegak kebenaran dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

"Penegak kebenaran adalah pengadilan. Jadi, BPK bisa dituntut di pengadilan," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengklaim, selama ini 94 persen hasil audit investigasi yang dikeluarkan BPK sudah dibenarkan dan disetujui oleh pengadilan.

"BPK bisa salah. Dia harus dibuktikan kesalahanya melalui pengadilan," tegasnya.

Permintaan Harry agar Pemprov DKI menggugat lewat pengadilan sudah pernah dilontarkannya pada Selasa lalu (12/4). Menurut Harry, Ahok tidak perlu mengajak BPK berdebat di media massa. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya