Berita

ade komarudin/net

Hukum

Ditagih, Janji Ade Komarudin Lapor Harta Ke KPK

JUMAT, 15 APRIL 2016 | 20:36 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau para anggota DPR RI untuk segera melaporkan harta kekayaan (LHKPN). Terlebih, mereka yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah atau ketua umum partai.

Ketua DPR RI, Ade Komarudin salah satunya. Calon ketua umum Partai Golkar itu pernah berjanji untuk menyerahkan laporan harta kekayaannya seusai masa reses yang berakhir pada Rabu, (6/4) lalu.

"Diharapkan kesadarannya untuk memenuhi kewajiban undang-undang dengan melaporkan kekayaannya," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha saat dihubungi, Jumat (15/4).


Berdasarkan penelusuran di website KPK acch.kpk.go.id Akom terakhir kali melaporkan harta kekayaannya 6 tahun silam, yaitu pada 19 Juli 2010. Sedangkan, pertama kali melaporkan harta pada 31 Oktober 2001.

Per Oktober 2001, harta tanah dan bangunan milik Akom di daerah Purwakarta tercatat senilai Rp398 juta. Dia juga memiliki satu mobil merek Mercedes-Benz keluaran 1997 seharga Rp200 juta, satu mobil merek Timor seharga Rp50 juta, dan satu mobil merek Sportage senilai Rp125 juta.

Akom tercatat memiliki logam mulia senilai Rp5,9 juta, jam tangan Carter seharga Rp10 juta, jam tangan Omega Rp1,5 juta, jam tangan Rolez Rp10 juta, jam tangan Granfa senilai Rp7 juta, serta perabotan rumah lain. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya