Berita

ilustrasi/net

Bisnis

Wow, Iuran BPJS Ketenagakerjaan Tumbuh 140 Persen

KAMIS, 14 APRIL 2016 | 22:02 WIB | LAPORAN:

Di tengah kondisi perkonomian nasional yang penuh tantangan, BPJS Ketenagakerjaan mampu mencatat pencapaian iuran kepesertaan melampaui realisasi pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Iuran kepesertaan yang dikumpulkan BPJS Ketenagakerjaan pada triwulan I/2016 mencapai Rp10,1 triliun atau tumbuh 140 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp7,2 triliun.

Perolehan iuran ini sejalan dengan peningkatan kepesertaan yang tercatat per Maret sebesar 19,25 juta tenaga kerja atau naik 115,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


"Kami optimis pertumbuhan iuran hingga akhir tahun akan sesuai target sebesar dengan pertumbuhan 124 persen dibandingkan dengan tahun 2015,” kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dalam siaran pers, Kamis (14/4).

Agus mengatakan kenaikan iuran tersebut didukung oleh upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Selain itu, kenaikan iuran tersebut juga sejalan dengan optimalisasi kerjasama dengan berbagai pihak seperti lembaga pemerintah melalui pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) dan mitra strategis serta perbankan.

Selain itu, lanjut Agus, kami akan mengoptimalkan pengawasan dan pemeriksaan (wasrik) untuk memastikan pelaksanaan program jaminan sosial tenaga kerja dipatuhi oleh seluruh masyarakat pekerja dan pengusaha.

"Saat ini kami sudah memiliki petugas wasrik yang tersebar di 132 unit kerja BPJS Ketenagakerjaan diseluruh Indonesia,” jelasnya.

Selain peningkatan kepesertaan, Agus mengatakan BPJS Ketenagakerjaan melalui jajaran Direksi yang baru akan fokus pada pembenahan pelayanan di kantor cabang untuk masyarakat pekerja. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya