foto :net
foto :net
Ketua APTI Wisnu Brata mengemukakan bahwa perlu regulasi untuk perlindungan petani tembakau. Tujuannya agar petani bisa terlindungi sekaligus mandiri di dalam negeri karena tidak bergantung tembakau impor.
"Dalam Pasal 20 RUU Pertembakauan jelas, ada definisi mengenai rokok kretek, dimana bahan baku lokal lebih besar dari impor, dengan perbandingan 80 persen lokal dan 20 persen impor. Kemudian di Pasal 30 ada disparitas cukai untuk kretek, jadi ini bentuk perlindungan ke petani," urai Wisnu saat berbincang dengan wartawan, Selasa (12/4).
Populer
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19
Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11
UPDATE
Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14
Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50
Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19
Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05
Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04
Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00
Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32
Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24
Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22
Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59