Berita

densus 88/net

Hukum

Uang Rp 100 Juta Untuk Istri Siyono Dari Kantong Kepala Densus 88

SELASA, 12 APRIL 2016 | 13:30 WIB | LAPORAN:

Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memastikan uang Rp 100 juta yang diberikan Polri kepada Suratmi, istri dari Siyono, terduga teroris yang tewas usai ditangkap Densus 88 Anti Teror Polri, adalah murni uang belasungkawa.

Bahkan diakuinya bahwa uang itu berasal dari kocek pribadi Kepala Densus 88 Anti Teror, Brigjen Pol Eddy Hartono.

"Sebagai rasa turut berduka cita. Itu sah-sah saja," kata Badrodin di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/4).


Badrodin menegaskan uang tersebut itu tidak berasal dari kas negara.

"Dari pribadi. Itu sah-sah saja," tekannya lagi.

Kemarin, uang dari Polri kepada Suratmi dibongkar PP Muhammadiyah dan Komnas HAM dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM yang agendanya menjelaskan hasil otopsi independen atas jenazah Siyono kepada publik. Diduga, uang itu adalah "uang damai" agar keluarga Siyono tidak mempersoalkan kematian Siyono yang janggal.

Bungkusan uang itu dibuka Ketua Bidang Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Busyro Muqoddas, dan anggota Komnas HAM, Siane Indrian. Isinya lima gepok uang kertas pecahan Rp 100.000 berjumlah total Rp 100 juta. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya