Berita

rizal ramli/net

Bisnis

Rizal Ramli: Indonesia Rugi Jika Susi Digusur

SELASA, 05 APRIL 2016 | 14:19 WIB | LAPORAN:

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli memuji langkah Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang sangat tegas dan garang, dalam memerangi praktek illegal, unreported and unregisrated (IUU) Fishing.

Rizal membeberkan, sebelumnya, banyak kapal asing, dibekingi oleh orang-orang kuat di Indonesia, yang sangat merugikan bangsa.

"Semenjak Bu Susi jadi menteri, punya ketetapan hati, nggak peduli bekingnya siapa, ia tenggelamkan," kata Rizal usai mendampingi Menteri Susi menenggelamkan kapal IUU, di KKP, Jakarta, Selasa, (5/4).


Dampak dari kebijakan Menteri Susi ini, lanjut Rizal, nelayan-nelayan Indonesia tangkapannya lebih banyak dibanding beberapa tahun ke belakang. Ia mengambil contoh, temuan di Sibolga, Sumatera Utara, di mana dulunya, nelayan disana hanya bisa mendapat ikan 200 ton perhari, sekarang mencapai 400 ton per hari.

Rizal juga mengatakan, banyak kalangan yang tidak suka dengan "kegarangan" Menteri Susi dalam menangani praktek ilegal fishing. Sehingga, bekingan-bekingan kapal asing menginginkan Menteri Susi lengser dari kabinet.

"Saya tahu, banyak yang gak suka dengan Bu Susi, terutama beking kapal-kapal yang ditenggelamkan, bagian mafia perikanan," terang Rizal.

Rizal menegaskan, Indonesia akan rugi jika figur seperti Menteri Susi tidak lagi berada di pemerintahan. Menurutnya, figur seperti Menteri Susi dibutuhkan untuk melawan dan memerangi ilegal fishing.

"Indonesia rugi kalau Bu Susi digusur (dari kabinet). Indonesia butuh orang yang berani dan melawan dalam memerangi ilegal fishing," demikian Rizal.[wid]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya