Berita

Kesha:net

Blitz

Kesha, Ogah Disuruh Bohong Mengaku Tak Diperkosa

SELASA, 05 APRIL 2016 | 08:53 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kasus pelecehan seksual yang melibat­kan Kesha dan produsernya sendiri, Lu­kasz Gottwald atau Dr. Luke, masih terus berlanjut. Setelah putusan sidang yang tak memperbolehkan Kesha meninggalkan Sony, kini pelantun Tik Tok dan We R What We R ini membuat pengakuan mengejutkan. Lewat akun Instagramnya, Kesha mengaku jika dirinya diminta un­tuk membuat pengakuan di depan publik bahwa dirinya tak pernah dilecehkan oleh Dr. Luke. Imbalannya? Ia menyebutnya sebagai sebuah 'kebebasan'.

"Jadi, aku ditawari kebebasan kalau aku mau berbohong. Aku harus minta maaf di depan publik dan mengatakan jika aku tak pernah diperkosa. Ya inilah yang terjadi di belakang kalian. Aku ng­gak akan mau membohongi kenyataan. Aku mempertaruhkan karierku daripada harus berbohong demi seorang monster sekali lagi," tulisnya.

Sebenarnya Kesha sudah diberi cukup banyak kebebasan oleh Majelis Hakim. Ia memang tak boleh mening­galkan kontrak bersama Sony, namun diizinkan untuk tidak lagi bekerja sama dengan Dr. Luke.


"Pengadilan berkali-kali menegaskan kalau Kesha boleh tak lagi bekerja sama dengan Dr. Luke. Nggak ada fakta pendu­kung tuntutannya juga. Bukti-bukti yang dia bawa sama sekali nggak menguatkan posisinya. Dia terus menyudutkan posisi klien kami dan lupa bahwa sebenarnya ia diberi kebebasan untuk tak didekati Dr. Luke. Kesha memang punya tujuan ter­tentu. Dia cuma ingin uang yang banyak dari klien kami," ungkap salah satu kuasa hukum Dr. Luke.

Dr. Luke sendiri mengakui jika ia tak pernah memperkosa Kesha. "Aku dan Kesha itu hanya teman. Kita bekerja sama selama bertahun-tahun dan ia su­dah aku anggap sebagai adikku sendiri. Kesha mengingkari sumpahnya dan kini balik menuduhku yang macam-macam," tandasnya. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya