Berita

marwan batubara/net

Bisnis

IRESS: Swasta Nasional Semakin Maju, Kita Juga Senang

SABTU, 02 APRIL 2016 | 08:17 WIB | LAPORAN:

Kabar perusahaan nasional  PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengakuisisi saham Newmont Nusa Tenggara yang notabene perusahaan asal Amerika Serikat menjadi kabar baik bagi Indonesia.

Selama ini, kepemilikan investor asing terhadap perusahaan pertambangan di Indonesia tetap dominan. Perusahaan asing belum terlalu terbuka untuk menggandeng investor nasional untuk bersama-sama mengeksplorasi kekayaan alam Indonesia.

Untuk itu, keputusan Newmont selaku investor global yang memiliki saham di PT NNT melalui Nusa Tenggara Partnership BV (NTP) sebanyak 56 persen, menjadi contoh ideal bagi investasi perusahaan tambang di Indonesia.


Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara, mengatakan, transaksi ini sangat positif untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kemandirian ekonomi nasional.

Dengan berkurangnya dominasi investor asing di sektor pertambangan, maka perusahaan nasional atau investor nasional dapat memaksimalkan peranannya di sektor tersebut.

"Sekarang ada swasta nasional yang mau membeli, ya kita dukung. Pada prinsipnya kalau swasta nasional semakin maju, ya kita juga senang. Mereka bisa bayar pajak di sini. Diolah di sini sebelum diekspor. Keuntungannya kan bisa diputar lagi di sini, kan artinya positif untuk rakyat," kata Marwan, ketika dihubungi wartawan.

PT NNT di Pulau Sumbawa provinsi NTB, memiliki beberapa area pertambangan yaitu di Batu Hijau, Dodo, Rintih dan Elang. Saat ini yang sudah dieksplorasi baru di area Batu Hijau yang mendapatkan izin kontrak karya pada tahun 1986 dengan cadangan diperkirakan mencapai 6,2 miliar pon tembaga atau 690 ribu ton emas.

Sebelumnya, Anggota Komisi VII DPR RI dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB), Kurtubi. Ia menyatakan,akuisisi saham Newmont oleh perusahaan nasional juga sejalan dengan kebijakan divestasi perusahaan pertambangan Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang mengharapkan ada transfer penguasaan sumber daya alam dari asing ke dalam negeri. [ald]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya