Berita

Herawati Diah/net

Ibu Jurnalistik: Jadilah Wartawan Objektif Dan Santun

KAMIS, 31 MARET 2016 | 20:27 WIB | LAPORAN:

. Tokoh pers Indonesia, Herawati Diah menyampaikan pesan agar para wartawan dalam menyampaikan berita secara objektif dan santun dalam berbahasa. Dalam pesannya lebih lanjut, Herawati Diah mengucapkan terima kasih kepada wartawan yang ikut memberantas korupsi.

Pesan itu Herawati Diah sampaikan dalam acara Bicara Buku Bersama Wakil Rakyat, di Ruang Perpustakaan MPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kmais (31/3).

Acara yang digelar secara rutin itu kali ini membedah buku yang berjudul "99 Tahun Herawati Diah: Pejuang Pers Indonesia".


Herawati Diah mengucapkan terima kasih kepada wartawan yang masih mengingat dirinya. Ia mengaku terkejut ketika menerima undangan acara itu. Dirinya mengakui memang dirinya tak bisa dipisahkan dengan dunia jurnalistik sehingga dirinya sampai disebut sebagai ibu jurnalistik. Dirinya sudi menerima undangan sebagai pembicara buku sebab apa yang dilakukan itu demi untuk kepentingan bangsa.

Sekretaris Jenderal MPR Ma'ruf Cahyono dalam sambutan pada acara itu menuturkan kegiatan yang dilakukan pada hari ini bisa menjadi inspirasi bagi semua pihak. Dirinya memberi apresiasi kepada Herawati Diah. Lebih lanjut dikatakan, dalam usianya yang sudah sangat berpengalaman apa yang didedikasikan Herawati Diah adalah untuk bangsa. Sebagai generasi muda, Ma'ruf Cahyono ingin mengikuti jejak beliau.

Seorang penulis Indonesia, Toeti Heraty N Roosseno dalam kesempatan yang sama menuturkan dirinya bertemu dengan Herawati Diah sejak pada tahun 1967 namun dalam pertemuan itu kapasitasnya bukan sebagai insan pers tetapi sebagai pendiri Yayasan Mitra Budaya Indonesia. Yayasan itu mempunyai tujuan untuk merestorasi Candi Borobudur. Toeti Heraty menyebut Herawati Diah sebagai obor penyemangat. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya