Berita

net

Bisnis

Penurunan Harga BBM Masih Kecil

RABU, 30 MARET 2016 | 20:14 WIB | LAPORAN:

Penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) yang telah diumumkan pemerintah hari ini dianggap masih terbilang kecil. Diketahui, penurunan harga hanya Rp 200 untuk BBM jenis Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina DEX, dan Pertalite.

Anggota Komisi VII DPR RI Iskan Qolba Lubis mempertanyakan hal tersebut. Menurutnya, selama ini pemerintah dinilai tidak transparan dalam tata kelola dan penentuan harga BBM. Padahal, dalam penentuan harga pemerintah berpatokan pada harga minyak dunia.

"Saat harga minyak dunia naik, pemerintah mengeluh karena harus menambah subsidi minyak dengan standar dunia. Namun, saat harga minyak dunia turun, pemerintah kesulitan untuk menurunkan sesuai harga dunia," jelas Iskan kepada redaksi, Rabu (30/3).


Menurut Iskan, tingginya harga BBM saat ini karena adanya tiga kebijakan pengelolaan energi yang salah yang dilakukan pemerintah. Pertama, adanya pemberlakuan pajak daerah yang berbeda memaksa harga BBM cenderung tinggi di beberapa wilayah.

"Contohnya, harga BBM di Bali lebih mahal dari daerah lain," ungkapnya.

Kedua, biaya logistik yang tidak efisien di sektor hilir karena tidak langsung disalurkan ke konsumen. Terakhir adalah tidak terintegrasinya sistem pengelolaan antara energi minyak bumi, gas, dan transportasi.

"Pengelolaan BBM, gas, dan transportasi masing-masing jalan sendiri. Belum lagi ada kepentingan yang membuat pengelolaan energi makin buruk," tegas Iskan.

Diketahui, selain tiga jenis BBM tersebut, pemerintah juga menurunkan harga BBM jenis Premium dan Solar sebesar Rp 500 per liter. Kisaran harga tersebut dimaksud untuk mengantisipasi lonjakan harga minyak dunia yang masih mengalami kenaikan dalam waktu tiga bulan mendatang yaitu sebesar USD 40-50 per barel. [wah]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya