Berita

Politik

PPP-KPK Akan Kerjasama Cegah Korupsi

RABU, 30 MARET 2016 | 14:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Dewan Pengurus Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) melakukan sosialisasi pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi kepada seluruh kader yang hadir dalam acara Mukernas II.

Mukernas yang dihadiri oleh seluruh perwakilan DPW PPP di Indonesia digelar di kantor DPP PPP. Sosialisasi pencegahan dan pemberantasan korupsi disampaikan pihak Direktorat Dikyanmas KPK.

"(Kami melakukan) sosialisasi kajian korupsi di parpol. Jadi baru pertama kali (di PPP) dilakukan‎. Mungkin di partai politik lain sudah pernah dilakukan," kata Wakil Ketua Umum PPP, Humphrey Djemat, di DPP PPP, Jakarta, Rabu (30/3).


Menurut Humprey, sosialisasi anti korupsi partainya dengan KPK nantinya akan ditindaklanjuti dengan penandatangan Memorandum Of Undestanding (MoU) pencegahan korupsi.

"MoU antara PPP dengan KPK berkaitan dengan pemberantasan dan pencegahan korupsi," ujar dia.

Dengan MoU diharapkan kader PPP kedepan tidak menjadi pasien KPK, atau terlibat kasus korupsi. Sebab, MoU ini merupakan dukungan PPP terhadap upaya pemberantasan korupsi. Dengan begitu dia mengingatkan pada kader PPP yang menjadi penyelenggara negara tidak melakukan praktik-praktik korupsi.

"(MoU) membantu KPK dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. Kami ingin menjadi partai yang bersih. Kan bagus niatnya‎," kata dia.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya