Berita

rizal ramli/net

Bisnis

Dibantu Swiss, Indonesia Akan Jadi Produsen Energi Terbarukan Di ASEAN

RABU, 30 MARET 2016 | 12:46 WIB | LAPORAN:

Hubungan bilateral Indonesia dan Swiss yang sudah terjalin lama akan semakin erat ke depannya.

Setidaknya ini yang mengemuka dalam pertemuan Wakil Presiden Swiss, Doris Leuthart dengan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli di Jakarta, pagi tadi (Rabu, 30/3).

Swiss rupanya tak hanya tertarik menjalin kerja sama di bidang pariwisata, tapi juga sektor maritim dan energi.


Menko Rizal Ramli mengatakan, ketergantungan Indonesia terhadap batubara harus dikurangi untuk mengurangi emisi karbon.

"Harus ada energi alternatif, apakah itu geotermal, hidro solar, sampah. Nah, kebetulan pemerintah Swiss dalam hidropower listrik dan solar memiliki pengalaman teknologi dan mereka berminat kerjasama dengan kita," beber Rizal di Kantor Kemenko Maritim dan Sumber Daya, Jakarta, Rabu (30/3).

Pemerintah Indonesia, lanjut Rizal, tentu saja menyambut baik kerja sama ini, apalagi Swiss akan membantu Indonesia menjadi produsen energi terbarukan itu untuk negara ASEAN lainnya.

"Mereka nggak hanya jual solar cell, tapi mau buat pabrik solar cell di Indonesia. Kita sambut gembira karena kita nggak mau jadi pasar. Kita mau jadi produsen untuk negara ASEAN lainnya," tegas mantan menteri perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid tersebut.

Kemudian dalam rapat kabinet terakhir, beber Rizal, telah dibahas rencana membangun transportasi publik, seperti trem, light train, atau subway di 20 kota di Indonesia, yang memiliki penduduk besar, 10-20 juta orang. Nah, Swiss dikenal ahli transportasi publik.

"Di Swiss banyak yang jago di transportasi publik. Kita undang untuk lihat secondary untuk lihat opportunity di mana mereka bisa bantu kita bangun ini kereta api, termasuk maintenance pesawat," tandas Rizal.[wid]


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya