Berita

foto :net

Hukum

Pengamat:Tugas KPK Selidiki Praktik Korupsi Sumber Waras, Bukannya Niat

RABU, 30 MARET 2016 | 11:11 WIB | LAPORAN:

Adanya niat jahat atau tidak dari seseorang atau lembaga dalam proses proses hukum sebetulnya amat sulit dibuktikan oleh institusi hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab niat lebih dekat sebagai objek kajian psikologi.

Pandangan ini dikemukakan pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing menanggapi perkembangan terbaru KPK dalam penyelidikan kasus pembelian lahan milik Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Untuk diketahui, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata kepada wartawan, kemarin (Selasa, 29/3) mengatakan, meski Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI Jakarta menemukan adanya penyimpangan dalam pembelian lahan tersebut, pihaknya tetap perlu membuktikan apakah ada niat jahat seseorang dalam kasus tersebut.


"Jika memang KPK ingin menggali mengungkap niat jahat, seharusnya salah satu syarat komisioner KPK juga boleh berlatar belakang psikolog," kata Emrus melalui pesan singkatnya, Rabu (30/3).

Justru, lanjut Emrus menekankan, KPK sebagai institusi hukum, menyelidiki dugaan tindakan pidana korupsi dari perspektif hukum dalam kasus Sumber Waras, dan bukanlah niat.

Dugaan korupsi pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI mulai diselidiki KPK pada 20 Agustus 2015. Kasus tersebut pertama kali mencuat dari hasil audit BPK Jakarta atas laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta pada 2014.

BPK Jakarta menganggap prosedur pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras menyalahi aturan. Soalnya, menurut BPK, harga lahan yang dibeli jauh lebih mahal, sehingga merugikan keuangan daerah sebesar Rp 191 miliar.[wid]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya