Berita

net

Berantas Narkoba, Pemerintah Tidak Bisa Sendiri

SELASA, 29 MARET 2016 | 21:26 WIB | LAPORAN:

Peredaran narkoba di Indonesia semakin merajalela. Meski berbagai upaya dilakukan pemerintah melalui Badan Narkotika Nasional (BNN) tapi penyalahgunaan barang haram itu masih tetap marak.

Melihat kondisi tersebut, Ketua Bidang Sosialisasi dan Pencegahan Narkoba Barisan Muda Kosgoro 1957 (BMK57) Haris Pertama mengakui tingginya peredaran narkoba di Indonesia. Menurutnya, perlu ada pencegahan dan penyuluhan yang masif dari seluruh elemen masyarakat.

"Pemerintah tidak bisa sendiri, harus ada campur tangan berbagai elemen masyarakat," katanya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (29/3).


Haris menjelaskan, peredaran narkoba akan tetap tinggi karena semakin banyak yang menggunakan. Hal ini sudah seperti hukum dagang, di mana semakin tinggi permintaan maka produksi akan semakin banyak.

"Harus ada cara lain yang dilakukan oleh pemerintah untuk memberantasnya," ujar pengurus DPP KNPI itu.

Haris mengatakan, cara yang dilakukan adalah melakukan pencegahan dan penyuluhan kepada para pemuda-pemudi baik yang di kota maupun di desa terkait dengan bahaya dan resiko menggunakan narkoba.

"Kami dari BMK57 siap menjadi garda terdepan untuk ikut berperan melakukan pencegahan dan penyuluhan penyalahgunaan narkoba," bebernya.

BMK57 juga akan mendukung pemerintah dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba di kalangan pemuda. Karena pusat peredaran narkoba yang sangat besar justru ada di kalangan anak-anak muda. Selama kalangan pemuda banyak mengonsumsi narkoba maka peredarannya tetap tinggi.

"BMK57 berpikir pemberantasan narkoba jika ingin dilaksanakan dengan sukses dan baik maka harus dilakukan pada kalangan pemuda," ujar Haris.

Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut juga berjanji akan menyerukan seluruh pengurus wilayah BMK57 segera membentuk tim khusus guna membantu pemerintah melakukan sosialisasi dan ajakan kepada pemuda untuk bersama-sama memerangi narkoba.

"Saya akan koordinasi dengan Ketua Umum BMK57 Sirajuddin Abdul Wahab untuk menjalankan program ini. Semoga ini menjadi langkah besar BMK57 dalam pemberantasan narkoba," tandas Haris. [wah]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya