Berita

Seif El Din Mustafa/net

Dunia

Pemerintah Mesir Meralat, Pembajak Egypt Air Adalah Seif El Din Mustafa

SELASA, 29 MARET 2016 | 18:31 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah Mesir meralat nama pembajak pesawat Egypt Air dengan nomor penerbangan MS181.

Juru bicara kepresidenan Mesir, Alaa Yousuf, meluruskan bahwa pembajak adalah pria berkewarganegaraan Mesir, Seif El Din Mustafa.

Sebelumnya, Yousuf mengidentifikasi pembajak sebagai pria berkewarganegaraan negara ganda Mesir-Amerika Serikat dengan nama Ibrahim Samaha.


Presiden Siprus, Nicos Anastasiades, mengatakan pembajak yang mengaku membawa peledak di tubuhnya itu tampak lebih memiliki motif pribadi daripada terorisme.

Pihak Kementerian Transportasi Siprus pun menekankan insiden itu tidak terkait dengan terorisme, melainkan terkait persoalan hubungan si pembajak dengan mantan istrinya.

EgyptAir dengan nomor penerbangan MS 181 adalah pesawat dengan rute penerbangan domestik Mesir, dari Alexandria ke Kairo. Namun si pembajak memaksa pilot, Omar El Gamal, mendarat di bandara Larnaca, Siprus pada Selasa pagi waktu setempat.

Pada tengah hari Selasa waktu Siprus, banyak penumpang dari total 81 orang yang disandera telah dibebaskan. Tapi sampai sekarang tiga penumpang dan empat awak pesawat ditahan oleh pembajak. Demikian kata Menteri Penerbangan Sipil Mesir, Sherif Fathy Ateyya.

Juru bicara Kementerian Penerbangan Sipil Mesir, Ehab Raslan, mengaku ragu bahwa pelaku benar-benar memiliki bahan peledak.

"Saya ragu ia memiliki bahan peledak karena keamanan telah meningkat di semua bandara Mesir," ucap Raslan. [ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya