Berita

FOTO: Dewan Nasional KEK

Banyak Investor Tertarik Berinvestasi Di KEK Palu

SELASA, 29 MARET 2016 | 12:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Operasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu berjalan tepat waktu. Berbagai regulasi dan administrasi pendukung KEK Palu tengah dituntaskan secara optimal. Meski demikian, Pemerintah Kota Palu berharap penuh pada dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat perwujudan KEK Palu.

Demikian disampaikan Walikota Palu Hidayat saat bertemu dengan Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto, di ruang kerja Walikota Palu, di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (29/3).

Hidayat mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai perangkat pendukung KEK Palu. Seperti pembangunan infrastruktur jalan di dalam kawasan, ketersediaan pasokan energi listrik dan air bersih. Selain itu, kata dia, pembentukan Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) juga telah selesai dilakukan.


"Kami tinggal menetapkan saja personil BUPP itu. Sementara, administrator telah selesai kami bentuk dan tetapkan. Jadi, kami siap untuk mengoperasikan KEK Palu sesuai target waktunya," terang dia dalam rilis Dewan Nasional KEK.

Senada dengan itu, Enoh mengatakan, hingga saat ini cukup banyak investor yang tertarik berinvestasi di KEK Palu. Karena itu, upaya percepatan penyediaan lahan dan seluruh aspek pendukungnya mutlak diperlukan segera.

Apalagi, kata Enoh, Kementerian Perindustrian siap mengucurkan bantuannya senilai Rp 75 miliar untuk membangun infrastruktur kawasan KEK Palu. Dengan demikian, Pemerintah Kota Palu harus segera menangkap peluang tersebut untuk mewujudkan KEK Palu secara optimal bagi peningkatan perekonomian Palu dan Sulawesi Tengah.

"Secara prinsip, Dewan Nasional KEK akan memberikan dukungan optimal bagi setiap KEK terkait administrasi, pendampingan, aturan hukum dan perundangan yang berlaku. Tujuannya, agar setiap KEK yang telah ditetapkan dapat memberi kontribusi optimal bagi perekonomian daerah setempat dan nasional secara umum," tandas Enoh.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas KP3EI Edib Muslim mendorong Pemko Palu untuk menargetkan kemanfaatan dari KEK Palu sebesar US$ 4,5 miliar atas Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Palu pada tahun 2025. Pasalnya, kata dia, perwujudan KEK Palu memiliki lini bisnis utama yang besarannya mencapai miliaran dolar Amerika.

Angka itu, menurut Edib, diperoleh dari asumsi penetapan angka PDB per kapita tahun 2025 yang mencapai US$ 15.000. Sehingga jika dikumulatifkan kepada seluruh penduduk Palu yang hingga saat ini sekitar 300.000 orang, maka akan diperoleh PDRB Palu tahun 2025 senilai US$ 4,5 miliar.

"Kita harus berani menargetkan PDRB Palu dari KEK Palu harus mencapai minimal US$ 4,5 miliar pada tahun 2025. Itu merupakan angka minimal karena jumlah penduduk terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Artinya, percepatan pembangunan KEK Palu harus segera dilakukan dan selesai sesuai target," papar Edib. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya