Berita

Luhut Binsar Padjaitan/net

Menko Luhut: Presiden Berpesan Agar Kasus HAM Segera Diselesaikan

SELASA, 29 MARET 2016 | 07:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Padjaitan mengatakan pemerintah bertekad untuk menyelesaikan kasus-kasus HAM dalam waktu yang tidak terlalu lama.

"Kami sedang mengkaji penyelesaian enam kasus HAM di Indonesia. Untuk Papua, ada 16 kasus, Presiden sudah berpesan agar masalah ini diselesaikan secepatnya," kata Menko Luhut kepada wartawan di Jayapura, Papua, Senin (28/3), seperti dalam siaran pers Kemenko Polhukam.

Pemerintah, katanya, akan membuka semua dan mengajak semua, termasuk Komnas HAM, maupun tokoh-tokoh masyarakat Papua agar semua permasalahan dapat diselesaikan secara terbuka. Ketika ditanya adakah tenggat waktu untuk penyelesaiannya, Menko Luhut mengatakan kalau bisa tahun ini selesai. Ia menekankan penyelesaian harus dilakukan secara transparan dan harus mengutamakan pendekatan yang mendorong terciptanya perdamaian.


Menko Polhukam juga menjawab pertanyaan yang mengaitkan kunjungannya ke Fiji dengan MSG. "Tidak. Kunjungan kami ke sana adalah kunjungan biasa, tidak ada hubungannya dengan MSG," jawabnya.

Mengenai rencana operasi pasca peristiwa penembakan warga sipil di Sinak, Puncak Jaya, Menko Luhut mengatakan akan memprioritaskan penyelesaian melalui jalan perdamaian. Pada kesempatan makan malam dengan pimpinan daerah Provinsi Papua, Menko Luhut juga menyampaikan bahwa pemerintah saat ini sedang menggodok rencana pemberian beasiswa untuk pelajar-pelajar Papua ke luar negeri untuk belajar dalam bidang teknologi.

"Kalau politik sudah banyak yang pintar," kata Menko Luhut.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah daerah akan diminta peran sertanya dalam pembangunan Papua, agar tidak mengulang kekeliruan yang terjadi pada investasi Freeport, dimana daerah belum dapat merasakan manfaat yang optimal. Pada kesempatan itu Menko Luhut juga menyambut baik rencana Pemda Papua untuk membangun Memberamo sebagai kawasan industri. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya