Berita

Rachmat SH/net

Rachmat Siap Lepas Atribut Hanura Dan Pakai Kaos Bertuliskan 'Hati Nurani Sampai Mati, No Ahok'

MINGGU, 27 MARET 2016 | 08:52 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Rachmat HS memutuskan untuk mundur dari partai yang didirikan Jenderal (Purn) Wiranto itu. Rachmat adalah Wakil Ketua DPD Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Hanura DKI Jakarta.

Langkah ini diambil oleh Rachmat setelah Hanura mendeklarasikan dukungannya kepada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama untuk maju kembali di Pilgub DKI 2017.

Rahmat mengatakan, banyak hal yang ia pertimbangkan sehingga keputusan hengkang ia buat. Namun, yang paling ia yakini adalah soal pencalonan Ahok oleh Hanura. Padahal, menurut dia selama ini Hanura selalu melakukan pendekatan dengan hati nurani.


"Saya malu ikut Hanura kalau mendukung cagub yang menurut saya enggak punya etika, tutur kata, sopan santun kepada warga Jakarta. Apalagi secara historis, Hanura paling depan memerangi Ahok. Ini sangat ironi, akhirnya Hanura dukung Ahok," kata Rahmat ketika dikonfirmasi, Minggu (27/3).

Rachmat pun berjanji akan melepas semua atribut yang berhubungan dengan Partai Hanura pada hari ini. Dia sendiri pun meyakini masih banyak kader lain yang tidak sepakat dengan keputusan partai.

"Seandainya tinggal saya sendiri sekalipun (yang menentang keputusan partai), saya akan terus berjuang melawan Ahok. Hari ini, saya mau lepas atribut Hanura dan saya mau pakai kaos putih tulisannya 'Hati Nurani Sampai Mati, No Ahok'," tegas Rachmat.

Sabtu kemarin (26/3), Rachmat memang tidak terlihat dalam deklarasi Partai Hanura mendukung Ahok. Ketua Dewan Pembina Forum Pemuda Betawi (FPB) itu mengaku sudah merencanakannya.

"Saya tidak hadir dalam deklarasi tersebut karena publik sudah tahu saya tidak setuju Hanura mencalonkan Ahok," tukasnya. [rus]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Transaksi Jakarta Melonjak Triliunan Selama Ramadan

Minggu, 22 Maret 2026 | 08:18

Pengiriman Pasukan ke Gaza Harus Lewat Mekanisme PBB

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:51

Lapangan Banteng Disiapkan Jadi Lokasi Halalbihalal Warga Jakarta

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:09

Ekspor Ikan RI dari Januari Hingga Lebaran 2026 Capai Rp16,7 Triliun

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:51

Mengulas Kisah Leluhur Nabi Muhammad

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:27

Gema Takbir Idulfitri Ubah Nuansa Angker Lawang Sewu

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:59

TNI dan Gapoktan Songsong Asta Cita Lewat Panen Raya di Merauke

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:45

Kerajaan Nusantara dan Cadangan Devisa Emas

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:17

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:58

Darurat Keselamatan Maritim

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:28

Selengkapnya