Berita

rachmawati soekarnoputri/net

Pancasila Masih Masuk Dalam Frasa "Empat Pilar", Ini Pelanggaran Serius!

JUMAT, 25 MARET 2016 | 14:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Mahkamah Konstitusi (MK) lewat Amar Putusan Nomor 100/PUU-XI/2013 telah membatalkan frasa "Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara" yang mensosialisasikan Pancasila, UUD, NRI 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika. Namun hingga saat ini sosialisasi itu masih terus berlangsung dengan berganti nama menjadi "Empar Pilar MPR", dimana Pancasila masih ada di dalamnya.

Tokoh nasional yang juga putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri, mengatakan, seharusnya ketua dan anggota MPR (DPR dan DPD) tidak lagi mensosialisasikan kata "Empat Pilar" untuk Pancasia.

"Dan memang jelas, Bung Karno penggali Pancasila tidak menyebut "Pilar" tapi Pancasila adalah filosofische grondslag atau grund norm sebagai dasar negara Indonesia merdeka," sebut Mbak Rachma, sapaan akrabnya, Jumat (25/3).


Jelas dia, jika MPR tetap menggunakan kata "Pilar", ini merupakan pelanggaran hukum yang amat serius dan mendowngrade deskripsi Bung Karno.

"Sudah dua kali ketua MPR disomasi. Pertama ketika era Sidarto Danusubroto dari PDIP. Yang anehnya, partainya memakai simbol-simbol Soekarno tapi justru tidak tau ajarannya, jadi abal-abal saja. Kedua era Zulkifli Hasan," terang Mbak Rachma.

Ia menambahkan, dengan tetap mensosialisasikan kata "Empat Pilar" untuk Pancasia, ini menunjukan penguasa negeri sengaja membiarkan keblingerannya terhadap ideologi negara. Jadi tidak heran hasilnya seperti kasus artis Zaskia Gotik. Amat mengenaskan dan memalukan, anak bangsa sendiri melecehkan lambang-lambang dan ideologi negaranya.

"Dimana rasa nasionalisme dan patriotismenya? Bagaimana mau membangun ketahanan nasional dalam Bela Negara? Stop memanipulasi ajaran Bapak Bangsa!" tukas Mbak Rachma, yang juga pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya