Berita

net

Bisnis

Pemerintah Harus Pertimbangkan Lagi Rencana Penurunan Harga BBM

KAMIS, 24 MARET 2016 | 19:35 WIB | LAPORAN:

Pemerintah diminta dapat mempertimbangkan dengan baik rencana penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 April mendatang. Mengingat, saat ini harga minyak dunia cenderung kembali mengalami kenaikan.

Demikian juga dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang juga cenderung naik. Hal ini akan berdampak pada meningkatnya ongkos produksi dan distribusi BBM di dalam negeri.

"Kondisi tersebut tidak akan menghindarkan pemerintah untuk kembali menaikkan harga BBM," kata Ketua Pusat Kajian Ekopol Universitas Bung Karno Salamudin Daeng kepada redaksi di Jakarta, Kamis (24/3).


Menurutnya, harga BBM yang fluktuatif ibarat permainan yoyo yang dapat memicu gejolak ekonomi dan semakin membuat inflasi tidak terkendali. Sehingga pemerintah sebaiknya fokus menjaga stabilitas harga BBM dan bahan energi lainnya dalam rangka menjaga kelangsungan produksi, produktifitas dan perbaikan daya beli masyarakat.

"Bentuk stabilitas harga BBM itu sebagaimana yang dinikmati bangsa Indonesia sepanjang 30 tahun pemerintahan Soeharto," ujar Salamuddin.

Dia menambahkan, dengan membiarkan harga BBM berfluktuasi sesuai harga minyak mentah dan nilai tukar mata uang merupakan ciri sistem ekonomi pasar yang bertentangan dengan konstitusi UUD 1945. [wah]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya