Berita

Nusantara

Kaum Muda Mesti Pilih Pemimpin Peduli Lingkungan

RABU, 23 MARET 2016 | 19:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Selain peduli terhadap lingkungan, generasi muda juga harus mampu memahami kebijakan pemerintah soal pemanfaatan sumber daya energi.

Di masa menjelang Pilkada Serentak 2017, publik terutama kaum muda diminta tidak memilih calon kepala daerah yang hanya asal membangun. Seharusnya, pilih kepala daerah yang mengerti isu lingkungan sehingga bisa mewujudkan pembangunan yang bersinergi dengan alam.

Pesan ini disampaikan Redaktur RMOL Sumsel, Rosyida Rozali, saat menjadi pembicara dalam seminar internasional Peringatan Hari Bumi 2016 dengan tema Energy for Life, Environment to Live, Earth Day Is Everyday yang diselenggarakan Yayasan Alam Melayu Sriwijaya (Malaya), di Kuto Besak Theatre Restaurant (KBTR) Palembang (Rabu, 23/3).


Ida yang membahas peran media terhadap isu lingkungan mengakui masih banyak pemahaman masyarakat yang keliru soal energi dan sumber daya alam.

"Seperti penggunaan energi nuklir, banyak yang alergi terhadap energi tersebut. Padahal energi nuklir ini sangat murah biayanya. Bahkan negara semaju Amerika maupun Eropa juga menggunakan energi nuklir. Di Indonesia, energi nuklir ini dibuat menakutkan sehingga ramai-ramai kita menolaknya," kata dia, dikutip dari RMOL Sumsel.

"Inilah permainan dunia barat dan Amerika untuk mencegah Indonesia menggunakan energi nuklir. Kalau energi itu kita gunakan maka negara barat pasti mengalami kerugian karena biayanya memang murah," lanjut Ida, dalam seminar yang dibuka Wakil Gubernur Sumsel, Ishak Mekki, itu.

Mendekati pemilihan kepala daera (Pilkada), Ida meminta generasi muda dan mahasiswa berhati-hati memilih kepala daerah. Jangan sekadar memilih, tapi juga harus memahami program pembangunan yang akan dijalankan

"Sebagai pencinta lingkungan, mari kita lihat siapa kepala daerah yang peduli dan yang tidak peduli lingkungan. Jangan lagi ada seperti Bupati di Ogan Ilir, jangan pilih kepala daerah yang asal bangun, dan jangan pilih yang tidak punya konsep penyelamatan lingkungan," ucapnya. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12

Budisatrio Dinilai Tepat Gantikan Sugiono di Kementerian Luar Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53

KPK Kembali Periksa Lima Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Bupati Ade Kuswara

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47

Trump: Putin Setuju Tahan Serangan ke Ukraina Selama Musim Dingin Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29

Lonjakan Harga Emas Diprediksi Tembus Rp4,2 Juta Akhir Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16

Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08

Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20

Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Selengkapnya