Berita

ahok/net

Nusantara

Ahok Janji Belikan HP Kamera Untuk Ibu Tuti

RABU, 23 MARET 2016 | 15:05 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dibuat terkejut dengan kedatangan seorang Pekerja Harian Lepas (PHL) Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI bernama Maryati (54) di kantor Balaikota, Jakarta, Rabu (23/3).

Wanita yang biasa dipanggil Tuti itu mengaku kepada Ahok bahwa dirinya telah berani mengusir para pendemo sopir angkutan umum yang menginjak-injak tanaman di depan gedung Balaikota, kemarin (Selasa, 22/3).

Di hadapan Ahok, Tuti langsung bercerita bagaimana aksinya menghalau para pendemo yang menginjak-injak taman yang sedang ia bersihkan.


"Iya, saya juga nggak demen (suka) Pak, tamannya diinjak-injak," kata Tuti kepada Ahok.

Mendengar cerita Tuti, Ahok pun bertanya mengapa tidak difoto ulah para sopir yang merusak taman.

"Ibu nggak bisa foto‎? Seharusnya foto dong mereka, biar bisa ditangkap‎. Kalau ada demo, mesti difotoin. Ibu ada HP (handphone) nggak buat foto?" tanya Ahok.

Tuti pun menjawab HP yang biasa digunakan tidak ada kameranya sehingga tidak dapat mengambil momen tidak terpuji pendemo tersebut.

"Nggak foto waktu itu. Saya singkirin saja. Sudah diinjek-injekin. (Saya) nggak punya (HP kamera) pak," jawabnya sambil menunjukkan ponsel miliknya.

Melihat ponsel yang dimiliki Tuti, Ahok pun berencana akan memberikan ponsel berkamera kepada Tutu, PHL yang telah bekerja selama 17 tahun.

Menurut Ahok, penting bagi pekerja di lapangan untuk memiliki ponsel berkamera agar bisa memotret oknum perusak taman.

"HP-nya jelek, yang nggak ada kamera. Ya sudah, kasih HP. Nanti dikirim bu‎. Nanti kalau ada apa-apa, ibu fotoin ya," ujarnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya