Berita

Bisnis

Pertamina Sangat Mungkin Garap Blok Masela

RABU, 23 MARET 2016 | 13:08 WIB | LAPORAN:

Inpex, yang merupakan kontraktor Blok Masela, ngotot menginginkan kilang LNG dibangun di laut. Apalagi perusahaan asal Jepang itu melibatkan Shell yang bisa menyediakan teknologi pembangunan kilang apung.

Sebenarnya, jika pembangunan kilang di darat, selain lebih efisien dari segi biaya, dan multiplier effectnya sebagai dampak sekunder bagi masyarakat Maluku sebagaimana data yang dipaparkan oleh pihak Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya.

Pembangunan kilang di darat dianggap bisa menjadi titik masuk Pertamina untuk ikut mengelola kekayaan energi domestik ini.


Staf Ahli Bidang Energi Kemenko Maritim dan Sumber Daya, Abdulrachim menjelaskan, sangat mungkin Pertamina terlibat di pengelolaan Blok Masela jika kilang dibangun di darat.

"Bisa saja, B to B (Business to Business). Itu bisa jadi opsi, Pertamina dan Inpex bisa share keuntungan," kata Abdul kepada Kantor Berita Politik RMOL di Kantor Kemenko Maritim dan Sumber Daya, Jakarta, Rabu, (23/3).

Namun Abdul mengingatkan, yang pasti Inpex tidak ingin rugi dalam pengembangan Blok Masela. Inpex sudah mengeluarkan banyak biaya untuk eksploitasi pengeboran gas di Blok Masela, dan ingin balik modal serta untung. Oleh karena itu, pembayaran cost recovery untuk Inpex diatur oleh pemerintah dan Pertamina.

Namun cost recovery ini juga menurut Abdul harus diperketat, jangan sampai merugikan pemerintah Indonesia. Selama ini, mekanisme cost recovery yang terjadi justru merugikan pihak pemerintah, karena sistem lama yang mewajibkan mengganti setiap pengeluaran kontraktor mulai dari hal sederhana sekalipun.

"Detil cost recoverynya ya diatur, jangan nanti biaya main Golf mereka (Inpex) juga kita ganti," kata dia.[wid]

       

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya