Berita

basuki tjahaja purnama/rmol

Nusantara

Ahok: Sopir Taksi Diperalat Semua

RABU, 23 MARET 2016 | 10:30 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta para supir taksi plat kuning maupun berbasis aplikasi online untuk tidak bertindak anarkis.

Sebab, ia yakin tindakan itu hanya menguntungkan pihak-pihak yang memiliki kepentingan.

"Ini sopir taksi diperalat semua, yang aplikasi juga ambil untung orang asing. Makanya saya juga minta para sopir taksi, jangan bodoh diperalat orang," tegas Ahok di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (22/3) pagi.


Menurut dia, sudah menjadi resiko perusahaan apabila ada pesaing yang lebih unggul dan dipilih oleh masyarakat.

"Perusahaan taksi ribut, dia suruh pakai pool, itu risiko perusahaan taksi resmi," ujarnya.

Maka dari itu dia menekankan janganlah memprovokasi sopir-sopir taksi plat kuning dengan berbasis online sekedar untuk kepentingan bisnis semata.

"Ini persaingan bisnis tapi jangan salahkan sopir. Jangan sopir diprovokasi dan disuruh. Kasihan. Orang gaji pas-pasan, kadang di bawah UMP kok. Jangan terprovokasi saya tidak membela, ini keadilan," pintanya.

Terlebih, dia mencermati saat ini dengan kondisi harga bahan bakar minyak yang sedang turun justru perusahaan taksi plat kuning justru tidak menurunkan tarif taksinya.

"Perusahaan taksi kasih keadilan nggak ke warga DKI? Minyak turun harga nggak turun kok. Ini kalau harga minyak naik lagi bisa-bisa dari Monas ke Bundaran HI Rp 71 ribu. Sedangkan orang yang menyewakan mobil mungkin Rp 5 ribu oke," cetusnya.[wid]


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya