Berita

Politik

KKSS Australia Barat Dibekukan

SENIN, 21 MARET 2016 | 16:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Rapat khusus Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) yang berlangsung kemarin malam (Minggu, 20/3) mengambil keputusan penting terkait kepengurusan KKSS Perth Australia Barat.

Kepengurusan KKSS Perth Australia Barat  yang diketuai Sri Tohl terbukti bermasalah. Rapat khusus akhirnya memutuskan mengambil alih kepengurusan itu hingga waktu yang belum ditentukan.

Keputusan diambil setelah mendengar penjelasan tokoh warga Sulsel di Perth Sjahrir Laonggo,  Ketua KKSS Australia Barat Sri Tohl, dan Muhammad Fadhli yang mewakili 9 orang yang namanya dicatut dalam susunan kepengurusan Sri Tohl.


Ketiganya diundang ke Jakarta untuk menyelesaikan kisruh paguyuban warga Sulsel itu di Perth. Rapat dipimpin langsung Ketua Umum BPP KKSS, Sattar Taba dan Sekjen Ibnu Munzir .

Dalam keterangan pers yang diterima, Wakil Ketua Umum BPP KKSS, Ariefuddin Pangka, menyampaikan keputusan pembekuan itu.

Salah satu pengurus KKSS Pusat, Fiam Mustamin, menambahkan, seluruh pihak yang berseteru soal KKSS Perth dua tahun terakhir menerima baik putusan pembekuan itu. Persoalan dianggap telah selesai sementara.

"Terhitung sejak semalam Kepengurusan KKSS Perth diambil alih KKSS Pusat. Penyampaiannya seperti itu dalam rapat. Dalam bahasa organisasi maknanya pembekuan" jelas Fiam.

Polemik atas kepengurusan KKSS Perth terjadi dalam dua tahun terakhir. Puncaknya tahun lalu ketika Sri Tohl membentuk kepengurusan sendiri dengan memasukkan 9 nama fiktif dari 15 pengurusnya. Mereka kemudian mengadu ke Polisi Federal Australia. Di Australia, praktik itu disebut kejahatan pencurian identitas. Warga Sulsel di Perth juga mempersoalkan karena Sri Tohl diduga menjadikan KKSS sebagai tameng untuk keuntungan sendiri.

Pengambil alihan kepengurusan KKSS Perth akan berlangsung hingga waktu yang belum ditentukan. Setelah kisruh benar-benar reda, BPP KKSS akan menyelenggarakan musyawarah luar biasa di Perth untuk membentuk pengurus baru.

Berbeda dengan sebelumnya, BPP KKSS akan mengumpulkan seluruh warga Sulsel di Perth secara fisik. Dari situlah diadakan pemilihan pengurus sesuai prosedur dan aturan organisasi yang berlaku. Warga Sulsel di Perth berjumlah 60 keluarga atau sekitar 300 jiwa.

Salah satu kegiatan yang telah direncanakan sejak lama oleh KKSS versi Sri Tohl adalah pagelaran seni budaya "Pesona Sulsel", yang akan dilangsungkan 1 April mendatang.

Dalam rapat kemarin malam diputuskan, acara itu boleh tetap berjalan mengingat telah terjadi penjualan tiket dan keterikatan dengan banyak pihak, termasuk sponsor. Namun pelaksanaannya, ditangani langsung KKSS Pusat. [ald]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya