Berita

AAGN Puspayoga

Kemenkop Siap Bersinergi Dan Bantu Unbraw Cetak Wirausaha Muda

SENIN, 21 MARET 2016 | 16:27 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga bangga dengan torehan Universitas Brawijaya (Unbraw) menjadi pusat unggulan di bidang pengembangan wirausaha. Kemenkop dan UKM siap membantu dan bersinegi dengan perguruan tinggi kebanggan Malang itu.

Hal itu diungkapkan Puspayoga saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM dan Penandatanganan kesepakatan bersama Menkop dan UKM dengan Rektor Unbraw, Malang Mochammad Bisri, Senin (21/3/2016).

Pada kesempatan itu, Menkop menyerahkan sertifikat hak cipta kepada sejumlah produk UKM, sertifikat izin usaha KUMKM, penerima kredit usaha rakyat (KUR). IBM ikut membantu dengan menyerahkan puluhan perangkat komputer.


"Itu sangat konsisten dan merupakan upaya mewujudkan visi Unbraw menjadi perguruan tinggi berstandar internasional yang mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," tutur Puspayoga.

Menkop menjelaskan pula, saat ini pemerintahan di bawah Presiden Joko Widodo sedang mengupayakan dua program besar untuk meningkatkan perekonomian rakyat. Kedua program itu adalah pembangunan infrastruktur.

"Dibangunnya berbagai program infrastruktur jelas dapat mempercepat pembangunan ekonomi," kata Menkop.

Program kedua adalah deregulasi, yaitu pemangkasan perizinan yang berbelit dan menghambat kalangan usaha.

"Pengalaman pengurusan perizinan yang berbelit kami alami saat menjadi walikota Denpasar dulu," ujarnya.

Dulu, mengurus izin usaha makan waktu 4-6 bulan dan biayanya mencapai Rp 4jutaan.

"Sekarang, bisa gratis dan hanya sejam jadi," kata Puspayoga lagi.

Program pelatihan wirausaha pemula di kampus-kampus merupakan program Deputi Bidang SDM di bawah Prakosa BS. Program lainnya dalam bentuk magang kerja di berbagai sentra usaha. (dzk)


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya