Berita

Megawati Tak Mau Ikut Campur Masalah SBY dan Jokowi

SENIN, 21 MARET 2016 | 03:15 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

PDI Perjuangan menganggap kunjungan Presiden Joko Widodo ke lokasi pembangunan Sport Center, Hambalang, Jawa Barat, bukan merupakan bentuk saling serang dengan pendahulunya, Susilo Bambang Yudhoyono.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristyanto beranggapan bahwa kunjungan tersebut merupakan salah satu perhatian Jokowi terhadap suatu kebijakan yang perlu diperbaiki.

"Sebuah perhatian dari Pak Jokowi untuk melanjutkan apa kebijakan selanjutnya mana yang tidak baik, mana yang baik dilanjutkan yang kurang baik itu juga dicoba diselesaikan jadi dengan kedatangan Pak Jokowi itu bukan bagian dari serang menyerang," terangnya dalam acara pengukuhan pengurus ranting PDIP di Grogol, Jakarta Barat, Minggu (20/3).


Hasto juga menilai, Jokowi berupaya untuk mewujudkan sebuah politik yang santun. "Datang dan kemudian menyatakan bahwa apapun persoalan saat itu harus kita selesaikan sebagai tanggung jawab pemimpin saat ini," bebernya.

Hasto mengutip pernyataan yang pernah disampaikan oleh SBY, yakni di dalam pembangunan demokrasi yang sehat, sebaiknya diantara presiden terlebih kepada presiden yang sudah tidak menjabat lagi untuk tidak saling melontarkan hal-hal yang kiranya tidak diperlukan.

"Ya seharusnya yang disampaikan itu adalah hal-hal untuk membangun bangsa dan negara," kenang dia.

Soal bagaimana reaksi Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri akan hal tersebut, Hasto menjawab diplomatis.

"Ya hal-hal seperti itu dia tidak ikut campur tangan," pungkasnya. [sam]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya