Berita

Muhammad Syafi'i/net

Politik

Petinggi Gerindra: Ahok Itu Gubernur Untuk Si Kaya Bukan Si Miskin

MINGGU, 20 MARET 2016 | 09:21 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Anggota Dewan Penasehat DPP Partai Gerindra, Romo HR Muhammad Syafi'i mengatakan Gubernur DKI Jakarta yang juga bakal calon Gubernur DKI pada Pilgub DKI Jakarta 2017, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) bukanlah sosok yang pro terhadap rakyat miskin.

"Ahok saya nilai bukan gubernur untuk orang miskin, bukan gubernur untuk orang yang susah, bukan gubernur untuk orang yang sopan santun. Ahok tidak peduli pada kesusahan orang-orang miskin," kata Romo Syafi'i saat dihubungi, Minggu (20/3).

Anggota DPR ini menilai, Ahok selama memimpin Ibukota tidak lah membuat kebijakan-kebijakan yang membela rakyat kecil, terlebih justru semakin mengkerdilkan perekonomian rakyat miskin.


"Ahok tidak membuat solusi atau alternatif dari kebijakannya yang menggusur dan menghilangkan mata pencaharian kaum miskin," terang Romo Syafi'i.

Lebih lanjut dia memaparkan, sejauh ini tidak ada data yang menyebutkan bahwa Ahok menyejahterakan rakyat miskin Jakarta.

"Mana ada Ahok membela orang miskin. Ahok tidak menyejahterakan orang miskin. Ahok tidak sejalan dengan kepentingan orang miskin," tegasnya.

Romo Syafi'i menyatakan bahwa Ahok hanya pro pada kalangan atas sehingga meninggalkan rakyat miskin Jakarta dengan kebijakan-kebijakannya.

"Ahok itu gubernur untuk orang kaya, untuk kalangan pengusaha. Ahok hanya membela kepentingan pengusaha," ungkapnya.

Salah satu contoh keberpihakan Ahok kepada kalangan elit adalah ketika peristiwa penggusuran pemukiman miskin yang berada di jalur hijau.

"Bangunan-bangunan milik pengusaha besar yang berada di kawasan jalur hijau tidak digusur oleh Ahok," sindirnya.

Lebih lanjut, Romo Syafi'i berani mengatakan majunya Ahok dalam Pilgub DKI mendatang mendapat banyak dukungan dana dari kalangan pengusaha.

"Bukan hanya dari pengusaha dalam negeri saja tapi juga pengusaha di luar negeri," terangnya.

Oleh sebab itu, Romo Syafi'i dengan tegas menyatakan bahwa Parati Gerindra tidak mungkin akan mendukung Ahok dalam Pilgub DKI 2017 nanti.

"Kalau Ahok tidak mungkin kami dukung," tukasnya. [rus]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya