Berita

foto :indosat

Bisnis

Indosat Ooredoo Dukung ‘Digital Super Woman’ Indonesia

SABTU, 19 MARET 2016 | 15:24 WIB | LAPORAN:

Indosat Ooredoo mengajak perempuan Indonesia untuk lebih memanfaatkan internet dan teknologi digital. Pasalnya, secara nasional masih banyak perempuan di Indonesia yang belum tersentuh mobile digital technology untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

"Masih banyak perempuan yang belum memiliki pengetahuan atau pemahaman bagaimana menggunakan internet dan teknologi digital yang dapat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidupnya,"ujar President Director and CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, Jumat (18/3).

Padahal, lanjutnya,  perempuan  memiliki peranan penting dalam membangun ekonomi digital Indonesia sejalan dengan semangat untuk mendukung terwujudnya Indonesia Digital Nation. "Era digital telah membawa begitu banyak perubahan dengan segala peluang. Di Jakarta, para perempuan merupakan pengguna internet yang paling dominan, yakni 73 persen. Tapi secara nasional, masih banyak perempuan di Indonesia yang belum tersentuh," tegasnya.


Berlatar belakang Hari Wanita Sedunia (Women’s International Day) yang jatuh pada tanggal 8 Maret, Indosat Ooredoo membuat rangkaian acara untuk mendorong kampanye  meningkatkan akses perempuan  ke mobile internet dan dunia digital. Berawal dari Talkshow dan Masterclass kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan lainnya pada bulan-bulan berikutnya.
 
Untuk kegiatan Talkshow dan Masterclass bertajuk Women Connected to Mobile Internet: Women in Digital Era”, sudah digelar Kamis (17/3) kemarin. Acara ini merupakan tindak lanjut komitmen Indosat Ooredoo setelah mendukung inisiatif global GSMA Connected Women untuk meningkatkan akses wanita ke mobile internet menjadi 43 persen pada tahun 2020.

Peningkatan konektivitas juga bukan sekadar angka, Indosat Ooredoo ingin memastikan bahwa akses internet dan teknologi digital dapat membantu perempuan  memaksimalkan potensinya sehingga mereka dapat mencapai mimpi dan cita-cita, meningkatkan kualitas hidup, menjadi seorang ‘Digital Super Woman’.

"Ini lebih dari sekadar konektivitas. Kita ingin memastikan teknologi digital dapat dipahami dan dimanfaatkan untuk memaksimalkan potensi perempauan sehingga mereka dapat meraih mimpi, cita-cita, dan kualitas hidup yang lebih baik," ungkapnya.

Indosat Ooredoo juga memiliki program CSR yang dikhususkan kepada kaum perempuan, yakni Inspirasi Perempuan Indonesia (INSPERA). INSPERA memiliki fokus pada dua program utama. Pertama meningkatkan kemampuan dan keterampilan perempuan untuk dapat memperoleh penghasilan, serta memberikan akses pendanaan dan layanan keuangan. Kedua, meningkatkan jumlah perempuan untuk mendapatkan akses informasi dan fasilitas telekomunikasi melalui berbagai layanan dan aplikasi, kegiatan komunitas perempuan, seminar, sharing, pameran digital, dan kewirausahaan.

"Komitmen ini kami wujudkan melalui program CSR Indosat Ooredoo pilar Women Empowerment yang telah menjadi bagian dari pilar utama program CSR kami sejak 2012,” jelasnya.

Acara talkshow kemudian dilanjutkan dengan kelas masterclass yang terbagi dalam empat tema. Yakni, Parenting in Digital Era, Digital Security, Safety for Women and Family, serta Commercial Product Photography. Pada acara ini, peserta juga bisa meramaikan kampanye ini dengan menggunakan hashtag #DigitalSuperWomen.

"Di era digital seperti sekarang ini, pemberdayaan perempuan harus mencakup aspek digital, sehingga perempuan mampu berperan dan memiliki digital knowledge dan skill yang setara dengan kaum pria ataupun perempuan  dari negara lain," ujar Chief Human Resource Officer Indosat Ooredoo, Ripy Mangkoesubroto.

Sebelumnya, Indosat Ooredoo mengeluarkan program CSR pilar edukasi Indonesia Belajar” yang berfokus pada pendidikan secara digital sebagai upaya untuk mendukung Indonesia Digital Nation. Salah satu inisiatif Indonesia Belajar adalah melakukan kemitraan dengan Hasri Ainun Habibie ORBIT Foundation dan CREATE Foundation untuk menerapkan CREATE CyberSchool With IoT (Internet of Things) di 65 sekolah percontohan yang tersebar di lima wilayah Indonesia yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku - Papua.[wid]
 

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya