Berita

Ahok Tunggu Hanura Deklarasi

JUMAT, 18 MARET 2016 | 22:19 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengakui dirinya masih menunggu deklarasi dukungan partai Hanura.

Meski mendapat dukungan, Ahok mengimbau relawannya yang tergabung dalam Teman Ahok tidak tergiur dan tetap fokus mengumpulkan KTP yang ditargetkan.

Tak hanya itu, dia juga meminta kepada relawan partai pendukung untuk tidak membantu mengumpulkan KTP warga DKI. Sebab, hal tersebut berpotensi merusak sistem kerja Teman Ahok.


"Yang pasti enggak apa-apa lah, kita tunggu aja, saya kan enggak ikut. Jadi saya udah bilang sama teman-teman partai termasuk relawan, silakan bekerja, tapi kumpul KTP hanya di teman Ahok supaya formulirnya enggak repot," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (18/3).

Baginya, tugas yang akan dilakukan hanya bekerja dengan baik, karena faktor kepercayaan warga DKI lebih penting.

"Kalau kamu mau bekerja yang lain, partai mau dukung, mau kasih kaos macam-macam silakan partai bergerak, yang pasti aku enggak ada uang buat biayain, jadi tugas saya adalah kerja," tegasnya.

Mantan politisi Gerindra ini juga tidak  ikut campur tangan dalam pengumpulan dana untuk Pilgub DKI tahun depan. Dia hanya akan duduk manis melihat pendukungnya bekerja, sambil terus berupaya membereskan Jakarta.

"Nah saya kerja sebaik secepat mungkin, mereka juga kerja, cari sumbangan ya urusan mereka, mau patungan mau apa, nah saya duduk manis kerja saja udah," pungkasnya.

Sebelumnya, partai Hanura memberikan dukungan kepada calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok, untuk bertarung di pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. Bahkan Ketua DPD Partai Hanura DKI Muhammad Sangaji menyebut partainya bakal mengumumkan dukungan itu pekan depan. [sam]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya