Berita

Ini Kiat Ahok Kurangi Kendaraan Tua Mengaspal Di Ibukota

JUMAT, 18 MARET 2016 | 16:34 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Kedepan, khusus di Jakarta, uji KIR hanya dapat dilakukan di bengkel milik Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM), bukan tidak lagi di Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) yang dikelola Dinas Perhubungan dan Transportasi.

"Saya sudah dapat izin melakukan hal ini dari Menhub (Menteri Perhubungan)," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (18/3).

Rencana ini sebagai upaya mengurangi penggunaan mobil atau kendaraan roda empat yang sudah tergolong tua oleh masyarakat ibukota. Ahok menjelaskan, nantinya petugas-petugas Dishubtrans yang sebelumnya bekerja di balai PKB akan dikirim hanya untuk menangani administrasi uji KIR yang dilakukan di bengkel milik ATPM. Dengan begitu, tidak akan ada lagi oknum Dishubtrans bermain cari untung.


"Orang saya (petugas uji KIR Dishubtrans DKI) itu kemungkinan mainnya ada. Dia suka tukar spare part mobil yang masuk uji KIR," kelakarnya.

Pemberlakuan aturan yang mewajibkan uji KIR dilakukan di bengkel milik ATPM akan membuat masyarakat berpikir dua kali untuk melakukan uji. Penerapan harga suku cadang asli akan membuat biaya uji selangit. Oleh sebab itu, masyarakat tak bisa lagi menyogok petugas untuk menyatakan kendaraan layak.

Masyarakat harus benar-benar mengganti suku cadang kendaraan mereka dengan suku cadang baru yang memang akan membuat kendaraan mereka kembali layak jalan.

"Kalau kendaraan mau dibuat baru di bengkel milik ATPM itu kamu mungkin mesti ngeluarin dana 40 sampai 50 persen (dari harga pembelian kendaraan)," ungkapnya.

Ahok menambahkan, dari pada mengeluarkan biaya terlampau tinggi untuk membuat kendaraan menjadi layak, masyarakat diperkirakan akan lebih memilih melakukan pembelian kendaraan baru. Hal ini akan membuat jalanan Jakarta hanya diisi kendaraan keluaran terbaru yang ramah lingkungan, bukan kendaraan lama yang terus diperbaharui sertifikat kelayakannya, namun nyatanya mencemari lingkungan.

"Kamu pasti akan ganti baru mobil kamu dari pada terus gunakan yang lama," imbuhnya. [dem]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Transaksi Jakarta Melonjak Triliunan Selama Ramadan

Minggu, 22 Maret 2026 | 08:18

Pengiriman Pasukan ke Gaza Harus Lewat Mekanisme PBB

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:51

Lapangan Banteng Disiapkan Jadi Lokasi Halalbihalal Warga Jakarta

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:09

Ekspor Ikan RI dari Januari Hingga Lebaran 2026 Capai Rp16,7 Triliun

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:51

Mengulas Kisah Leluhur Nabi Muhammad

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:27

Gema Takbir Idulfitri Ubah Nuansa Angker Lawang Sewu

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:59

TNI dan Gapoktan Songsong Asta Cita Lewat Panen Raya di Merauke

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:45

Kerajaan Nusantara dan Cadangan Devisa Emas

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:17

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:58

Darurat Keselamatan Maritim

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:28

Selengkapnya