Berita

luhut panjaitan/net

Politik

Luhut Panjaitan: Rizal Ramli Adik Saya, Tidak Apa Gaduh

JUMAT, 18 MARET 2016 | 15:01 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Luhut Panjaitan, memberikan apresiasi kepada Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli.

Apresiasi disampaikan Luhut saat ditanya soal perbedaan pendapat yang tajam antara Rizal dengan Kementerian ESDM yang ada di bawah koordinasinya, soal pengembangan Blok Masela.

"Rizal Ramli itu adik saya, ndak apalah gaduh. Bagus bagi demokrasi," kata Luhut dalam kuliah umum di Aula Barat, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10, Bandung, Jumat (18/3).


Ia juga mengungkapkan hasil studi Kantor Staf Presiden di masa kepemimpinanannya soal Blok Masela adalah pembangunan kilang gas dengan metode onshore (darat) lebih baik daripada offshore (lepas pantai).

"Hasil studi KSP, onshore lebih baik daripada offshore," tegasnya.

Sebelumnya, dalam pemapa‎rannya di kuliah umum seperti dikutip dari RMOL Jabar, Luhut mengungkapkan pentingnya ketepatan pengambilan keputusan dalam pemerintahan atau kebijakan publik (public policy). Kebijakan publik sendiri, kata Luhut, adalah segala sesuatu yang harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan oleh pemerintah.

"Pemerintah harus dapat mengambil keputusan yang efisien, tepat dan akurat agar kebijakan yang dilakukan dapat memberi manfaat bagi rakyat Indonesia," kata Luhut dalam kuliah umummya bertajuk "Perencanaan Pembangunan dan Politik Nasional‎ di Era Nawacita. [ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya