Berita

Nelson Butar-butar/net

Hukum

Tantangan Hary Tanoe Harus Dikonfrontasi Ke Dirjen Pajak

JUMAT, 18 MARET 2016 | 14:11 WIB | LAPORAN:

. Pernyataan mantan Komisaris PT Mobile8 Telecom, Hary Tanoesoedibjo melalui pengacaranya Hotman Paris Hutapea yang bersikukuh bahwa tidak ada pelanggaran hukum dalam transaksi dengan PT Djaya Nusantara Komunikasi, patut untuk disikapi Kejaksaan Agung secara cermat.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif LBH Pajak dan Cukai, Nelson Butar-butar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (18/3).

"Jangan sampai Kejagung terjebak dalam penawaran itu. Kejagung tidak perlu keluar dari rel penyidikan yang dilakukan sesuai ketentuan," ujar Nelson.


Apalagi, terhadap tantangan untuk dikonfrontasi dengan Dirjen Pajak Kemenkeu Ken Dwijugiasteadi. Lanjut Nelson, proses penyidikan tidak mengenal buka-bukaan di depan publik, meski menurut Hotman bahwa Dirjen Pajak telah menyatakan tidak ada kejanggalan dalam transaksi pembelian ponsel dan pulsa beserta restitusi pajak antara Mobile8 dengan PT Djaya Nusantara Komunikasi.

"Biar saja penyidik yang memeriksa kebenaran tersebut. Kami sepakat terhadap sikap Jaksa Agung yang bersikukuh bahwa ada dugaan kerugian negara dalam perkara itu," ungkapnya.

Agar perkara semakin terang maka LBH Pajak dan Cukai menyarankan agar Jaksa Agung memanggil Dirjen Pajak. Dengan maksud agar dugaan kubu Hary Tanoe terbongkar sehingga pembenaran bisa diuji.

"Jadi, tidak perlu Jaksa Agung terpengaruh hal-hal lain sehingga sampai mengeluarkan pernyataan bahwa Dirjen Pajak sudah diteleponnya dan hasilnya tidak benar Dirjen berbicara seperti itu," beber Nelson.

Dia menambahkan bahwa pihaknya sangat mendukung proses yang dilakukan Kejagung dalam kasus pajak Mobile8 yang kini berganti nama jadi PT Smartfren. Alasannya sederhana bahwa restitusi pajak hanya bisa terjadi dengan benar jikalau data pendukung atas permohonan restitusi adalah sah.

"Kami cermati, Kejagung yang menitikberatkan penyidikan dalam persoalan data pendukung permohonan restitusi sudah berada pada koridor yang tepat. Saran kami, Kejagung sebaiknya  segera melakukan konsolidasi dengan Dirjen Pajak supaya bisa bersama-sama melakukan penyidikan," papar Nelson.

Lebih jauh, menurutnya, persoalan pajak tidak lepas dari kewenangan negara. Bisa saja penyidikan dilakukan bersama-sama oleh Kejagung dan Dirjen Pajak.

"Sebaiknya Kejagung juga mempersiapkan pendalaman terhadap hal diluar yang sedang disidik sekarang. Bukan tidak mungkin dugaan tindak pidana lain yang merugikan publik bisa terjadi terkait dengan kasus Mobile 8 itu sendiri," tegas Nelson. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya