Berita

net

Pengelola Sambut Baik Rencana Ahok Jual Saham Ancol

KAMIS, 17 MARET 2016 | 00:30 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Pengelola Taman Impian Jaya Ancol mengaku gencar melakukan upaya promosi ke mancanegara. Mereka juga tengah mempersiapkan diri untuk dapat bersaing di industri wisata dan properti skala internasional.

Demikian disampaikan Manager Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA) Rika Lestari menanggapi rencana Pemprov DKI Jakarta yang hendak menjual saham BUMD itu kepada Disneyland.

"Upaya promosi yang telah kami lakukan saat ini antara lain melalui website www.ancol.com yang dapat diakses sampai ke mancanegara dan penguatan promosi melalui jaringan sosial media yang tersedia, seperti Facebook, Twitter, Instagram," ujar Rika di Jakarta, Rabu (16/3).


Menurutnya, pengelola sudah punya rencana strategis membuat Taman Impian Jaya Ancol sebagai salah satu destinasi wisata bertaraf internasional di tahun 2020 mendatang. Maka dari itu, pengelola menilai positif penjualan saham ke Disneyland, sebab merupakan salah satu cara untuk merealisasikan rencana tersebut.

"Kami menilai hal itu sebagai salah satu harapan agar kinerja Ancol dapat menjadi lebih baik lagi," kata Rika.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan keinginannya melepas saham PT PJA ke perusahaan pengelola Disneyland atau pengelola taman hiburan lainnya.

"Intinya, saya ingin perusahaan BUMD seperti Ancol itu, kalau mau right issue ya strategic partner. Yang masuk itu misalnya Disneyland dari Jepang dan Hongkong," beber Ahok.

Dia menolak jika saham PT PJA dibeli perusahaan lokal, karena jika dibeli oleh perusahaan asing diyakini Ancol akan menjadi theme park bertaraf internasional.

"Kalau cuma dibeli dari perusahaan dalam negeri saya tidak mau. Saya maunya uang luar negeri masuk, otomatis standar kita jadi internasional, ada jaringan internasional," jelas Ahok. [wah]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya