Berita

anton medan/net

Ahok: Untung Anton Medan Pake Permisi, Kalau Enggak Ribut

RABU, 16 MARET 2016 | 19:19 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menolak dukungan untuk pengusungan dirinya secara independen dalam Pilkada DKI 2017 mendatang yang datang dari Tan Hok Liang alias Anton Medan.

"Tadi dia dateng Anton Medan, dia mau launching namanya sahabat Ahok, mau ngumpulin ktp, mau cetak kaos, saya bilang gak bisa. Dia minta izin saya, saya bilang gak bisa," ungkap Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (16/3).

Ahok menilai tindakan yang diminta Anton dapat merusak sistem Teman Ahok yang selama ini sudah ada.


"Sistem kami sudah jelas kaos harus anda beli, gak ada bagi-bagi kaos," imbuh Ahok.

Tak hanya itu, sumbangan dan cetak formulir Sahabat Ahok untuk ngumpulin KTP juga ditolaknya. Sebab, dia menginginkan semua dukungan untuknya harus melalui mekanisme Teman Ahok.

"Dia mau nyumbang katanya dia punya duit, saya bilang terima kasih anda bilang nyumbang juga saya bilang gak boleh. Kalau kamu cetak kami akan rugi, makanya saya mau nge-twit siapapun yang ngeluarin formulir di luar Teman Ahok gak boleh diterima," tukasnya.

"Kalau kamu mau buat kaos jangan bikin Sahabat Ahok dong, bikin aja Teman Ahok, sumbang aja ke Teman Ahok, biar dia jual di boothnya, itu yang dilakukan semua orang, jadi Teman Ahok juga gak terima uang."

Ahok mewanti-wanti Anton untuk tidak melakukan pengusungan tanpa pengetahuan dirinya dan Teman Ahok.

"Untung dia masih pake permisi, kalau gak ribut gue bilang dia tiba-tiba muncul," ucapnya geram. [sam]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya