Berita

Bisnis

BLOK MASELA

Persekongkolan Sudirman Said-Faisal Basri Mengangkangi Nawacita Jokowi

RABU, 16 MARET 2016 | 16:39 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo diwanti-wanti dalam mengambil sikap soal pembangunan liquefied natural gas (LNG) Blok Masela.

Ketua Bidang Energi Seknas Jokowi, Tumpak Sitorus mengatakan, ada komprador jahat yang menginginkan Masela hanya dinikmati segelintir pihak dan membelokkan dari cita-cita nawacita.

"Kami melihat ada persekongkolan jahat di Blok Masela, yang berisi nama-nama seperti Sudirman Said hingga Faisal Basri," tegas dia di Jakarta, Rabu, (16/3).


Tumpak berani langsung "menunjuk hidung" lantaran banyak bukti yang menempatkan Menteri ESDM itu membelok dari cita-cita nawacita Presiden Jokowi. Salah satunya adalah poin ketiga, yakni membangun Indonesia dari pinggiran. Jokowi sempat menegaskan Indonesia Bagian Timur sangat penting bagi masa depan nusa dan bangsa.

"Namun cita-cita nawacita itu dibuang ke tong sampah oleh Sudirman Said," tegasnya.

Seharusnya, lanjut Tumpak, prioritas utama yang harus dipikirkan dalam pembangunan LNG Blok Masela adalah kepentingan masyarakat Maluku.
Persengkokolan jahat yang disebut olehnya menafikan kepentingan masyarakat Maluku sebagai "tuan tanah".

"Di kepala Sudirman Said, bagaimana mengambil Gas dari Blok Masela, dibawa ke Jepang," ujarnya lagi.

Gas di Blok Masela seharusnya dipakai untuk sepenuh-penuhnya kesejahteraan rakyat, sesuai dengan janji Jokowi dalam Nawacita.

"Persengkokolan jahat ini mengangkangi nawacita," tukasnya. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya