Berita

JELANG PILGUB DKI

Haji Lulung: Penggusuran Jangan Pakai TNI/Polri

SELASA, 15 MARET 2016 | 16:11 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Sistem dan cara kerja Basuki Tjahaja Purnama dikritik. Kebijakan yang dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta itu sering blunder dan merugikan masyarakat.

"Misalnya, dalam penggusuran, seharusnya tidak mengedepankan aparat TNI dan Polri. Harus ada pendekatan, ada cara halus dan mekanismenya," jelas Wakil Ketua DPRD Abraham Lunggana di Jakarta, Selasa (15/3).

Lulung mantap maju sebagai salah seorang kandidat calon Gubernur DKI Jakarta di Pilkada 2017 mendatang. Lulung pun memiliki mimpi untuk membenahi persoalan Ibu Kota.


Selain sistem dan cara kerja, gaya komunikasi politik Ahok yang ceplas-ceplos juga dikritik. Sebagai pemimpin, Ahok mestinya bisa menjaga ucapan.
 
"Kalau komunikasi tidak baik, ujung-ujungnya berantem. Seperti kasus sampah di Bantar Gebang berantem dengan Bekasi, air berantem dengan Depok, Tangerang juga, transportasi berantem dengan operator. Bahkan sekarang dengan Komisi III DPR juga ribut. Ini tidak baik," terangnya.
 
Oleh sebab itu, Lulung optimistis masyarakat akan memilihnya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Untuk memuluskan langkahnya, Lulung membentuk kelompok relawan bernama Jaringan Suka Haji Lulung (JSHL) yang tersebar di pelosok Ibu kota. [sam]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya