Berita

Rachmawati Soekarnoputri/net

Politik

Mbak Rachma: Tidak Heran Omongan Jokowi Tong Kosong Kaleng Rombeng

SENIN, 14 MARET 2016 | 16:19 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pernyataan pakar hukum, Margarito Kamis, bahwa Nawacita Jokowi-JK hanya kaleng rombeng dibenarkan tokoh politik nasional, Rachmawati Soekarnoputri.

"Rezim penguasa Jokowi jelas pembohong dan pencitraan saja. Betul sekali judul berita Nawacita cuma jadi kaleng rombeng, sama saja tong kosong nyaring bunyinya," ujar perempuan yang biasa disapa Mbak Rachma ini, Senin (14/3).

Dia menyoroti peran PDI Perjuangan yang menggolkan Jokowi-JK sebagai pemimpin nasional. Partai itu, dalam pendapatnya, ikut serta menghancurkan ideologi Trisakti yang diciptakan Ir. Soekarno.


"Tragis ironis, pesuruh partai yang partainya mengusung simbol Soekarno yaitu Trisakti, justru melakukan de-Soekarnoisasi. Trisakti tidak bisa dan tidak mungkin tegak dilaksanakan di atas konstitusi liberal kapitalis," jelas Mbak Rachma.

Menurut dia, konstitusi liberal kapitalis dan Trisakti adalah dua hal yang diametral saling bertentangan. Trisakti tak bisa bertumpu di atas pasar bebas hasil amandemen empat kali konstitusi yang diprakarsai oleh Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, semasa menjabat sebagai wakil presiden dan presiden.

"Dan ini adalah seperti yang dikatakan Bung Karno. Soekarno to kill Soekarnoisme, tragis dilakukan oleh anak biologis terhadap ajaran Soekarno," jelasnya.

Ia menyinggung rekayasa intelijen Juli 1996 sebagai prolog pelengseran Soeharto memakai orang-orang yang hanya mengaku seorang "Soekarnois", namun tanpa melakukan ajarannya. Celakanya, mereka sadar atau tak sadar justru melakukan pembusukan ajaran Soekarno.

Rezim Jokowi juga disebutnya bermain-main dengan perjuangan membela Palestina. Ia menyinggung dugaan main mata intelijen Indonesia yang dikirim belajar ke Mossad (intelijen Israel). Lalu, melakukan perdagangan dengan Israel tanpa hubungan diplomatik. Padahal, Israel adalah "musuh" rakyat Palestina  

"Tidak heran jika omongan Jokowi cuma tong kosong kaleng rombeng," tegas Mbak Rachma. [ald]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya