Berita

Pakar: Nawacita Sekarang Jadi Kaleng Rombeng

MINGGU, 13 MARET 2016 | 16:19 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Tak kurang dari tujuh bulan kedepan, duet Joko Widodo-Jusuf Kalla memimpin roda pemerintahan berusia dua tahun. Sayangnya, visi agung Nawacita hingga saat ini hanya menjadi pembicaraan belaka dan tidak diwujudkan.

Bahkan, tak sedikit kebijakan yang dibuat menteri dengan jelas-jelas bertentangan dengan semangat Nawacita.

"Nawacita sekarang cuma jadi kaleng rombeng aja. Tidak banyak tindakan dari pemerintah yang mencerminkan Nawacita," ungkap pakar hukum tata negara, Margarito Kamis, dalam diskusi bertema "Nasib Nawacita?" di Jakarta, Minggu (13/3).


Maka dari itu, Margarito berharap PDIP sebagai partai pengusung utama pada saat pilpres lalu untuk mengingatkan Presiden Jokowi perihal pentingnya Nawacita diterapkan saat ini. Sehingga produk bawaan PDIP saat kampanye dulu dapat terpenuhi.

"Yang punya barang ini kan PDIP. Ya ingatkanlah Jokowi untuk melaksanakan Nawacita. Jangan dibiarkan begini. Apa artinya Nawacita itu kalau akhirnya seperti ini? Rusak ini," tegasnya.[dem]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya