Berita

pertemuan liga arab/net

Dunia

Liga Arab Tetapkan Hizbullah Sebagai Kelompok Teroris

SABTU, 12 MARET 2016 | 08:09 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Liga Arab menetapkan gerakan Hizbullah sebagai kelompok teroris.

Kesepakatan di antara negara-negara Liga Arab muncul dalam pertemuan para menteri luar negerinya di Kairo, Mesir, kemarin (Jumat, 11/3). Demikian diberitakan Aljazeera.

Pernyataan yang menyudutkan Hizbullah ini datang hanya beberapa hari setelah Dewan Kerjasama Teluk (GCC) mengeluarkan sikap yang sama. Enam anggota Dewan Kerjasama Teluk adalah Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.


Namun, tidak semua 22 anggota Liga Arab mendukung penetapan ini. Hanya Lebanon dan Irak yang menyatakan tidak sepakat.

Menteri Luar Negeri Lebanon, Gebran Bassil, yang menolak keputusan itu, menyatakan lewat akun twitternya bahwa resolusi itu tak sejalan dengan perjanjian anti-teror Arab. Di Lebanon, Hizbullah adalah organisasi yang memiliki representasi luas dan menjadi komponen utama dalam negeri.

Keputusan Liga Arab ini datang sehari setelah pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, menuduh Arab Saudi menekan Lebanon untuk membungkam kelompoknya.

Hizbullah adalah organisasi politik dan bersenjata Syiah yang terlibat konflik politik di Suriah untuk mendukung pemerintahan Presiden Bashar Al Assad.

Tekanan Liga Arab dan Dewan Kerjasama Teluk tak lepas dari konflik diplomatik antara Iran dan Arab Saudi. Iran sendiri adalah negara mitra terkuat Hizbullah.

Irang dan Arab Saudi berada di pihak yang berlawanan dalam konflik dalam negeri Suriah dan Yaman. [ald]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya