Berita

Bisnis

Sukseskan KTT LB OKI, Telkom Sediakan Dukungan ICT

RABU, 09 MARET 2016 | 02:18 WIB | LAPORAN:

RMOL. PT Telekomunikasi  Indonesia Tbk (Telkom) ikut menyukseskan penyelanggaraan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTT LB) Organisasi Kerjasama Islam (OKI) kelima yang belangsung di Jakarta pada 6-7 Maret 2016. Pada KTT, Telkom memberikan dukungan berupa penyediaan fasilitas Information & Communication Technology (ICT), antara lain penyediaan akses internet cepat di seluruh area konferensi.

Seperti diungkapkan Direktur Enterprise & Business Services Telkom Muhammad Awaluddin, selama konferensi berlangsung Telkom menyiapkan akses internet cepat, baik di Media Center maupun di Jakarta Convention Center tempat konferensi berlangsung.

"Di ruang Utama Internasional Media Center, Telkom menyediakan komputer dan akses LAN sebanyak 250 titik dengan akses Internet 2x2 Gbps,” terang Awaluddin. Selain itu, Ruang Internasional Broadcast Center juga disediakan fasilitas Satelite News Gathering (SNG) yang ditransmit pada Satelit Telkom 1 dan sistem streaming.


Akses internet dari Telkom juga tersedia pada ruang Press Conference dengan dukungan WiFi.id sejumlah  153 unit access point. Selain itu, Telkom juga menyediakan Metro Ethernet 10 Mbps untuk RFID registrasi peserta. Up link WiFi dicatu bandwidth 10 Gbps oleh Gigabit Pasive Optical Network (GPON) STO Semanggi dan STO Karet (dual homing) yang keduanya aktif.

"Seperti pada perhelatan-perhelatan internasional sebelumnya, pada KTT LB OKI ini, kami all out mendukung KTT OKI ini sebagai bagian dari bakti Telkom untuk negeri,” jelas Awaluddin.

Dalam perhelatan internasional ini, Telkom menempatkan tim operasi yang standby 24 jam untuk memantau dan melayani keluhan terkait layanan telekomunikasi selama berlangsungnya KTT tersebut. Telkom berharap semua layanan dapat berjalan sebagaimana mestinya sehingga KTT LB OKI berlangsung lancar dan sukses.

KTT LB OKI ke-5 ini diikuti lebih dari 500 wartawan dan lebih dari 500 delegasi dari 48 negara anggota, termasuk pada tingkat kepala negara atau pemerintahan. KTT ini juga  diikuti 3 negara observers atau pengamat, 2 negara/organisasi kuartet internasional, dan 4 anggota tetap Dewan Keamanan PBB. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya