Berita

foto:net

Bisnis

Paket Ekonomi Gairahkan Investor, Dana Asing Masuk Rp 35 Triliun

SELASA, 08 MARET 2016 | 09:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kepala Riset NH Korindo Secu­rities Indonesia Reza Priyambada mengapresiasi paket kebijakan pemerintah merevisi tentang Daf­tar Negatif Investasi (DNI) dan kemudahan perizinan investasi. Menurutnya, perubahan tersebut menjadi pemicu investor asing belakangan ini semangat datang ke Indonesia. "Benar keterangan yang disampaikan pemerintah, penguatan rupiah memang karena banyak investasi masuk baik ber­sifat langsung maupun lewat pasar saham," kata Reza kepada Rakyat Merdeka, pada akhir pekan.

Seperti diketahui, dalam revisi DNI, pemerintah meningkatkan porsi kepemilikan asing men­jadi mayoritas, bahkan hingga 100 persen. Kemudian terkait perizinan, pemerintah meluncurkan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pusat, layanan izin investasi 3 jam dan yang terakhir Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK). Pada penutupan perdagangan akhir pekan rupiah diperdagangkan di level Rp 13.159 dolar AS. Nilai ini merupakan nilai terkuat sepanjang tahun 2016.

Reza meminta, pemerintah menjaga momentum dan stabilitas perekonomian. Karena, bila sam­pai momentum tidak terjaga, untuk mendapatkan kepercayaan lagi tidak mudah.


Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo mengungkap­kan, aliran dana asing yang masuk mencapai Rp 35 triliun.

"Dana yang masuk ke Indonesia dari awal tahun sampai dengan akhir Februari, ada keyakinaan Rp 35 triliun masuk ke pasar surat berharga negara maupun pasar modal," kata Agus.

Agus menuturkan, bila dibanding­kan periode yang sama tahun lalu, dana yang masuk sebenarnya lebih sedikit yang nilainya mencapai Rp 58 triliun. Namun demikian, dana yang masuk diyakini akan terus ber­tambah. Menurut Agus, masuknya dana asing ini yang menyebabkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat belakangan ini.

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Darmin Nasution senang rupiah menguat. Karena hal ini menunjukkan kepercayaan in­vestor terhadap Indonesia meningkat. Namun demikian, dia mengaku tidak mengharapkan rupiah menguat terlalu drastis karena akan mempengaruhi kinerja ekspor. Dari sisi harga, produk ekspor dari dalam negeri akan menjadi tidak kompetitif, sementara permintaan banyak negara sekarang tengah menurun. "Saya berharap rupiah bergerak sejalan dengan funda­mentalnya," kata Darmin.

Darmin berjanji akan berupaya menjaga dana asing tersebut betah di dalam negeri. Langkah itu di­lakukan dengan cata menciptakan optimisme bagi investor terhadap perekonomian dalam negeri mela­lui berbagai kebijakan. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya