Berita

ilustrasi

Menko RR Turun Tangan, Proyek Pembangunan Tol Bandung Akan Berjalan Lagi

SENIN, 07 MARET 2016 | 22:40 WIB | LAPORAN:

Proyek pembangunan tol dan flyover dalam Kota Bandung dipastikan akan berjalan mulus setelah mandek sejak tahun 2011 lalu. Kepastian ini didapat setelah Menko Maritim Rizal Ramli mengumpulkan 13 Kementerian/Lembaga yang lahan dan bangunannya terdampak dari proyek tol tersebut.

Hari ini, Rizal mengumpulkan ke-13 K/L tersebut untuk menyelesaikan persoalan pembebasan lahan yang selama ini tidak kunjung selesai, apalagi proyek tersebut merupakan proyek Pemkot Bandung.

Sehingga Pemkot terkesan susah membujuk para K/L agar menyerahkan bangunan dan lahan mereka demi pembangunan jalan tol dan flyover di kota Bandung.


"Syukurlah, hari ini selesai persoalan pembebasan lahan, " kata Rizal Ramli usai memimpin rapat koordinasi pembangunan jalan tol dalam Kota Bandung dan flyover dengan 13 Kementerian terkait dan Pemkot Bandung, Senin, (7/3).

Rizal mengatakan, memang sulit bagi Pemkot Bandung untuk mempengaruhi K/L agar mau menyerahkan aset mereka untuk diganti rugi supaya pembangunan jalan tol berjalan lancar.

"Biasanya kan yang memutuskan persoalan ini pejabat Eselon I Kementerian, susah kalau Pemkot Bandung memanggil mereka," katanya lagi.

Oleh karena itu, Rizal mengakui sebelumnya ditemui Walikota Bandung untuk dimintai bantuan perihal pembebasan lahan milik ke-13 K/L tersebut untuk pembangunan jalan tol Intra Urban Toll Road (BIUTR). Kebanyakan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan tol adalah lahan milik K/L di samping tanah milik rakyat.

Ridwan Kamil kemudian meminta Rizal sebagai Menko untuk mengkoordinasikan supaya pembebasan tanah bisa selesai.

"Persoalannya sudah selesai. Secara prinsip semua sudah sepakat akan menyerahkan tanahnya untuk jalan tol flyover Bandung. Tinggal Pemkot Bandung mengurusi perihal ganti ruginya ke masing-masing kementerian dan lembaga," tandas jebolan ITB ini. [zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya