Berita

bambang widjojanto-abraham samad/net

Hukum

DEPONERING AS-BW

Polisi Kayak Ayam Sayur, Presiden Harus Bertindak!

SENIN, 07 MARET 2016 | 02:10 WIB | LAPORAN:

Kinerja Polisi di Indonesia terus mengalami kemerosotan. Anjloknya kinerja itu juga semakin menonjol ketika Korps Bhayangkara cuma diam saat dua bekas pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, dan Bambang Widjojanto mendapatkan Deponering dari Kejaksaan Agung.

Begitu dikatakan Ketua Presidium Komite Aksi Mahasiswa Pemuda untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad), Haris Pertama dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Senin (7/3).

Menurut dia, kemunduran kinerja Polisi itu akan diprotes oleh Kamerad dalam bentuk aksi demonstrasi yang akan dilakukan, Selasa (8/3). Dalam aksi tersebut, Kamerad akan mendesak untuk membubarkan institusi Polri.


"Mengajak seluruh mahasiswa dan masyarakat untuk aksi ke jalan tuntut bubarkan polri,” ujar dia.

Haris juga mengimbau kepada mahasiswa di daerah untuk melakukan aksi di Polda setempat. Sebab, institusi Polri sudah tidak layak lagi ada di Republik Indonesia sebagai penegak hukum.

"Deponering yang dilakukan oleh Jaksa Agung terhadap Samad, Bambang dan Novel telah membuktikan kepada seluruh rakyat jika Polri tidak layak disebut sebagai penegak hukum,” tegasnya.

Haris tegaskan, Deponering seharusnya tidak diberikan kepada Samad dan BW. Seharusnya, Kejagung dan Polri membiarkan perkara tersebut sampai ke Pengadilan. Disana barulah dibuktikan benar atau tidaknya Samad dan BW dalam perkara yang sebelumnya dituduhkan.

"Kata Jaksa Agung, ini untuk kepentingan umum. Kepentingan umum apa?, toh Samad dan Bambang sudah jadi mantan pimpinan KPK dan melakukan tindak pidana. Kecuali jika mereka masih menjabat. Antasari Azhar saja saat menjabat ketua KPK bisa dipidana saat melakukan tindak kejahatan, tidak ada Deponering tuh” kritik dia.

Haris tekankan, jika polisi diam dan tidak berekasi atas terbitnya deponering ini, maka bisa dikatakan polisi saat ini adalah ayam sayur. Tidak berkutik untuk menjadikan orang tersangka. "Lama-lama, orang yang benar-benar bersalah akan minta deponering terus,” tegasnya.

Dalam aksinya nanti, Kamerad akan menyampaikan beberapa tuntutan. Diantaranya adalah, meminta Kepolisian Republik Indonesia membubarkan dirinya. "Presiden Jokowi untuk segera membubarkan institusi Polri, karena mereka tidak lagi pantas disebut sebagai penegak hukum,” tandasnya. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya