Berita

JJ Rizal: Tak Masalah Gubernur DKI Bukan Betawi

MINGGU, 06 MARET 2016 | 18:44 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Sejarawan, JJ Rizal menilai kinerja Presiden Joko Widodo sangat menyedihkan. Jokowi mendeklarasikan diri sebagai Presiden di situs Rumah Pitung namun setelah menjadi Presiden justru tidak memperhatikan secara serius nasib warga Betawi pesisir.

Salah satunya, kata JJ Rizal, terkait isu kebijakan reklamasi teluk Jakarta. Jokowi tak pernah menggubris tuntutan nelayan Jakarta yang menolak reklamasi.

"Ini menyedihkan. Karena Jokowi deklarasi jadi Presiden justru di rumah Si Pitung, di Betawi pesisir dan merayakan kemenangan di Sunda Kelapa," ungkap Rizal dalam diskusi di Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (6/3).


Dia pun menilai, sama halnya ketika Jakarta dipimpin oleh orang yang berlatar belakang dari budaya Betawi. Ia menyebut gubernur dari etnis Betawi tak membuat perubahan bagi budayanya sendiri, tidak mengalami perkembangan dan terkesan mati suri.

"Ketika Jokowi (mantan Gubernur DKI Jakarta) jadi presiden (Indonesia), Ahok maju jadi gubernur, kita juga melihat hal yang sama dengan gubernur (asal) Betawi sebelumnya, Foke (Fauzi Bowo), mengalami stagnansi. Karena di dalam sejarah itu digambarkan, justru ketika gubernurnya orang Betawi, kebudayaan Betawi itu malah mengalami stagnansi, bukan kemajuan," bebernya.

Namun demikian ia tidak mempermasalahkan apabila dalam Pikada 2017 nanti sedikit orang dari etnis Betawi yang maju menjadi cagub. Sebab, tidak ada kaitannya antara cagub Betawi dan nasib Betawi.

"Justru ketika gubernurnya bukan orang betawi, seperti bang Ali (Ali Sadikin), itu dia serius mengelola orang Betawi dan butuh kesadaran bahwa Jakarta butuh identitas kultural," tambah Rizal.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya