Berita

Politik

Boy Sadikin Mundur Karena PDIP Sudah Tidak Pro Wong Cilik

MINGGU, 06 MARET 2016 | 18:38 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Boy Sadikin mengungkapkan alasan mundur dari Ketua DPD PDIP Jakarta. Anak mantan Gubernur Jakarta Ali Sadikin itu mengatakan, perbedaan pendapat antara dirinya dengan sikap anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP terkait isu reklamasi teluk Jakarta menjadi salah satu alasan.

Boy berpandangan rencana reklamasi akan menyengsarakan nasib nelayan. Sementara teman-teman se fraksinya bersikap sebaliknya.

"Saya selalu berpikir bagaimana nasib nelayan kalau reklamasi ini ada. Coba aja tanya nelayan hasil melautnya berapa, bagaimana kalau reklamasi jadi dilakukan? Saya sejak dulu menolak reklamasi," ungkap Boy ketika dihubungi, Minggu (6/3).


Boy menyebut Fraksi PDIP tidak mematuhi anjuran dirinya untuk menolak reklamasi. Sehinga, pada akhirnya anggota Fraksi PDIPP lainnya menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Zonasi dan Tata Ruang Wilayah Pesisir, Pantai Utara, dan Pulau-Pulau Kecil.

"Saya sudah bilang, kalian balik dong ke asal kalian, PDI-P itu bukan seperti ini," partai kita memperhatikan rakyat kecil," ungkap Boy.

Dia menegaskan dirinya tidak mengharamkan adanya reklamasi namun perizinannya harus dijalankan bersamaan dengan adanya jaminan kesejahteraan untuk nelayan.

Persoalan lain yang membuat Boy kesal dengan Fraksi PDIP adalah soal keputusan mereka yang tidak mendukung Hak Menyatakan Pendapat (HMP) terhadap Ahok. Padahal HMP merupakan tindak lanjut Hak Angket yang dilakukan DPRD DKI tahun lalu.

Hak Angket yang dilakukan anggota dewan semata-mata hanya untuk membuktikan pelanggaran Undang-undang yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Alhasil, hasil dari penyelidikan tim angket membuktikan Ahok melalukan pelanggaran.

Sehingga, seharusnya hasil tersebut dibawa ke tingkat selanjutnya yaitu HMP untuk menentukan sanksi. Tetapi, hal terebut urung dilakukan karena sebagian Fraksi memutuskan untuk tidak melanjutkannya.

Sebelumnya, santer terdengar Boy mundur dari jabatan Ketua DPD PDI-P DKI Jakarta karena ingin pindah ke partai lain. Namun, hal tersebut dibantahnya.

"Tidak benar kalau saya mundur karena mau pindah ke partai lain," kata Boy.

Boy juga membantah bahwa dia mundur karena marah tidak diusung PDI-P menjadi cagub. Menurut Boy, hal tersebut tidak masuk akal karena Boy sendiri belum menyatakan maju jadi cagub.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya