Berita

Sejarawan: Ahok Sibuk Bunuh Budaya Betawi

MINGGU, 06 MARET 2016 | 17:49 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dinilai tidak banyak melakukan upaya pelestarian kebudayaan Betawi.

Demikian diungkapkan sejarawan JJ. Rizal dalam diskusi yang digelar di resto Warung Komando, Jalan Saharjo, Jakarta, Minggu (6/3).

Menurutnya, kebijakan-kebijakan gubernur yang akrab disapa Ahok itu sering tidak ramah terhadap warga Betawi yang merupakan penduduk asli Jakarta.


"Gubernur yang sekarang lebih sibuk membunuh aspek budaya Betawi. Dibunuhnya secara sistematis, terstruktur, dan masif. Misalnya saja soal kebudayaan warga Betawi yang tinggal di pesisir," bebernya.

Rizal menjelaskan, salah satu contohnya kebijakan reklamasi pantai yang akan dilakukan Pemprov DKI. Hal tersebut menunjukkan bahwa Ahok melupakan nasib warga Betawi di wilayah pesisir.

Dia menambahkan, sebetulnya tidak perlu memiliki gubernur yang latar belakangnya dari etnis Betawi demi melestarikan kebudayaan itu. Siapapun gubernurnya asalkan memiliki kepedulian terhadap budaya maka tidak menjadi persoalan.

Rizal menganggap, kepemimpinan Jakarta di bawah Ali Sadikin paling berjasa melestarikan kebudayaan Betawi. Ali Sadikin pula yang menemukan bahwa warga asli Jakarta berasal dari etnis Betawi.

"Justru ketika gubernurnya bukan orang betawi seperti bang Ali itu dia serius mengelola orang Betawi. Dan butuh kesadaran bahwa jakarta butuh identitas kultural," tambahnya. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya